Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah sikap siswa yang sering dianggap kurang sopan, seperti berbicara kasar kepada guru atau teman, serta kurangnya motivasi dalam menyelesaikan tugas. Padahal, sebenarnya kepribadian guru Pendidikan Agama Islam di sekolah itu seharusnya bisa mempengaruhi sikap siswa. Oleh karena itu, penulis ingin tahu apakah ada kaitan antara Kepribadian pengajar dan perilaku siswa SDN 04 Sungai Talang, Kecamatan Guguak. Dalam penelitian ini, penulis memakai metode kuantitatif dengan pendekatan korelasi, di mana data diperoleh dengan menggunakan angket. Penelitian melihat apakah kepribadian guru Pendidikan Agama Islam berpengaruh terhadap hal tertentu terhadap sikap siswa kelas V di SDN 04 Sungai Talang. Siswa kelas V dipilih sebagai subjek penelitian, dengan fokus untuk melihat bagaimana kepribadian guru bisa mempengaruhi sikap mereka. Sebanyak 19 siswa terlibat terhadap penelitian, sehingga data yang digunakan berasal dari angket dan dokumentasi. Karena ada dua variabel yang diteliti (kepribadian guru sebagai variabel bebas dan sikap siswa sebagai indikator terikat), penulis menggunakan metode korelasi koefisien kontingensi untuk menganalisis hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian guru Pendidikan Agama Islam dianggap "Baik" dengan persentase 80,13%, sementara sikap siswa juga berada pada kategori "Baik" dengan persentase 76,80%. Selain itu, pengaruh kepribadian guru terhadap sikap siswa hanya sebesar 0,94%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Nilai korelasi yang ditemukan (rxy) adalah 0,940, yang lebih tinggi dari nilai kritis (rt) di tingkat signifikansi 5% dan 1%, yakni 0,497 0,940 > 0,623. Dengan begitu, hipotesis alternatif (Ha) diterima, sedangkan hipotesis nol (H0) ditolak.