Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MASITOH

4 karya publik ditemukan.

2026: 12022: 12018: 12017: 1

Implemntasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Religius di SMP S IT Ruqyah Syariah Buya Ronah Kab. Pasaman Barat.

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Masitoh. NIM: 2122496, Judul Skripsi Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Religius di SMP S IT Ruqyah Syari'ah Buya Ronah Kabupaten Pasaman Barat. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya peserta didik yang kurang disiplin dalam mengikuti program keagamaan, kurangnya kesadaran dalam mengamalkan nilai-nilai religius, serta belum optimalnya pelaksanaan pendidikan karakter religius di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) implementasi nilai-nilai pendidikan karakter religius, dan (2) faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi nilai-nilai pendidikan karakter religius di SMP S IT Ruqyah Syari'ah Buya Ronah Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), guru akhlak, wali kelas VIII, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi nilai-nilai pendidikan karakter religius dilaksanakan melalui program salat Dhuha, tahfiz Al-Qur'an, dan muhadharah. Program tersebut menanamkan nilai ketaatan beribadah, cinta terhadap Al-Qur'an, percaya diri dalam berdakwah, disiplin, dan tanggung jawab dengan menerapkan metode keteladanan, pembiasaan, nasihat, cerita (qisah), perumpamaan, hukuman, dan hadiah. Pelaksanaan program secara rutin memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter religius santri. (2) Faktor pendukung implementasi nilai-nilai pendidikan karakter religius meliputi komitmen kepala sekolah dan guru, program keagamaan yang terjadwal, kerja sama warga sekolah, dukungan orang tua, serta sarana dan prasarana yang memadai. Adapun faktor penghambatnya yaitu masih adanya santri yang kurang memiliki kesadaran dan motivasi mengikuti kegiatan keagamaan, perbedaan kemampuan dalam menghafal Al-Qur'an, serta pengaruh lingkungan di luar sekolah. Meskipun demikian, sekolah terus melakukan pembinaan dan evaluasi agar implementasi pendidikan karakter religius dapat berjalan secara optimal.

Pengaruh Online Learning Terhadap Stres Akademik Mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (IAIN) Bukittinggi Masa Pandemi Covid-19

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MASITOH AINI, NIM 2517.091 dengan skripsi yang berjudul : PENGARUH ONLINE LEARNING TERHADAP STRES AKADEMIK MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA dan KOMPUTER (PTIK) IAIN BUKITTINGGI MASA PANDEMI COVID-19, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2022. Masa pandemi Covid-19 memberi dampak dalam banyak bidang termasuk bidang pendidikan. Proses pembelajaran yang biasanya dilakukan tatap muka diubah menjadi online, hal ini dulakukan untuk mengurangi penyebaran virus covid-19. Online learning diartikan sebagai upaya menghubungkan mahasiswa dan dosen yang berpisah secara fisik namun bisa berkomunikasi secara langsung maupun tidak langsung untuk melaksanakan pembelajaran. Online learning awalnya ditanggapi positif oleh beberapa mahasiswa tetapi seiring dengan berjalannya waktu mahasiswa mulai mengalami beberapa kendala seperti jaringan internet yang tidak stabil, biaya kuota yang mahal, sulitnya mahasiswa untuk fokus dalam belajar, materi yang sulit diakses sehingga mahasiswa mengalami tekanan dan menyebabkan stres akademik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Online Learning Dengan Stres Akademik Mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Informatika Dan Komputer (PTIK) Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi masa pandemi covid-19. Responden penelitian ini adalah mahasiswa semester 2 angkatan 2021 dengan total 124 orang dan pengambilan sampel secara Random Sampling sehingga terpilih sebanyak 55 orang sampel mahasiswa. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasi dan uji data menggunakan SPSS Ver 25. Data diperoleh dengan pengisian kuisioner oleh mahasiswa. Uji yang dilakukan yaitu Validitas, Reliabilitas, dan R square untuk mencari seberapa besar pengaruh online learning dengan stres akademik mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh online learning dengan stres akademik mahasiswa. Hal ini sesuai dengan perhitungan menggunakan rumus korelasi Product Moment dimana terhadapat pengaruh sebesar 0,504% dengan kategori sedang. Dilihat dari nilai r_hitung dan r_tabel didapati hasil bahwa r_hitung > r_tabel. Nilai r_tabel sebesar 0,2201. Dengan cronbach’s Alpha >0.06 yaitu sebesar 0,874. Perhitungan hasil F hitung = 18,064, dan diperoleh koefisien determinasi (R Square) = 2,54%. Dengan demikian H1 diterima H0 di tolak dengan kesimpulan “ada pengaruh online learning dengan stres akademik mahasiswa Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer masa pandemi covid-19”

Kerjasama Guru BK dan Wali Kelas untuk Mengentaskan Masalah Kesulitan Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Candung

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nama MASITOH, NIM 2614.214, Judul Skripsi “Kerjasama Guru BK dan Wali Kelas untuk mengentaskan Masalah Kesulitan Belajar Siswa Kelas VIII di SMPN 1 Candung” Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi tahun 2018. Kerja sama guru BK dengan wali kelas sangat penting karena dalam mengentaskan masalah kesulitan belajar yang di alami siswa karna tanpa bantuan wali kelas guru BK susah mendapatkan informasi yang lengkap, karna siswa lebih dekat dengan wali kelasnya, maka dari itu guru BK ingin melakukan kerja sama dengan Wali kelas dalam sama-sama untuk mengentaskan masalah kesulitan belajar siswa. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian tentang bentuk kerja sama guru BK dan wali kelas untuk mengentaskan masalah kesulitan belajar yang dialami siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan mengambarkan kejadian yang terjadi dilapangan dengan secara sistematis. Dalam pengambilan data ini yang menjadi informan kuncinya adalah 1 Guru BK dan 2 Wali Kelas, dan menjadi informan pendukung adalah 5 siswa SMPN 1 Candung yang mengalami kesulitan belajar. Pengumpulan data yang dilakukan, peneneliti iyalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Data tersebut diolah dengan cara traingulasi data dengan membandingkan data yang diperoleh dari hasil wawancara, dan data dokumentasi. Hasil dari temuan peneliti mengenai kesulitan belajar yang dialami siswa seperti siswa sulit untuk belajar dan sikap siswa ketika proses pembelajaran berlangsung, terutama ketika belajar siswa tersebut kurang bersemangat untuk mengikuti proses pembelajaran. Kemudian kerjasama guru BK dan wali kelas untuk mengentaskan masalah kesulitan belajar kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar dilakukan dengan membuat catatan kejadian, siswa membuat hasil laporan observasi, penyelenggaraan sosiometri, pemberian informasi tentang identitas siswa, penyelenggaraan kunjungan rumah, penghimpunan data.

PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA LUBUK SIKAPING DI LIHAT DARI ASPEK PENDIDIKAN (Studi Kasus Perceraian Tahun 2015)

2017 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA LUBUK SIKAPING DILIHAT DARI ASPEK PENDIDIKAN (Studi Kasus Perceraian Tahun 2015). Yang ditulis oleh Masitoh, NIM 1113.016. Maksud judul tersebut adalah klasifikasi tingkat perceraian dilihat dari aspek pendidikan dan faktor penyebab perceraian di Pengadilan Agama Lubuk Sikaping dilihat dari klasifikasi pendidikan para pihak pada tahun 2015. Latar belakang penulis membahas permasalahan ini adalah bahwa di Pengadilan Agama Lubuk Sikaping semenjak tahun 2015, banyak suami atau isteri mengajukan perceraian. Tercatat pada tahun 2013 sebanyak 150 kasus, tahun 2014, 203 kasus dan tahun 2015 ada 242 data kasus perceraian. Dari perceraian yang terjadi pertama penulis ingin mengetahui bagaimana klasifikasi tingkat perceraian dilihat dari aspek pendidikan, kedua apa faktor penyebab perceraian dilihat dari klasifikasi pendidikan para pihak. Dalam melakukan pembahasan, penulis mengumpulkan bahan atau data melalui penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan/metode kuantitatif, yaitu suatu metode penelitian yang bersifat induktif, objektif dan ilmiah dimana data yang diperoleh berupa angka-angka atau pernyataan yang di nilai dan dianalisis dengan analisis statistik. Penelitian ini menggambarkan klasifikasi tingkat pendidikan yang melakukan perceraian dan faktor penyebab perceraian dilihat dari klasifikasi pendidikan para pihak yang berperkara di Pengadilan Agama Lubuk Sikaping. Untuk mengumpulkan data, penulis melakukan wawancara yang ditujukan kepada wakil panitera di Pengadilan Agama Lubuk Sikaping dan melihat beberapa dokumen mengenai perceraian. Hasil yang penulis peroleh dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa klasifikasi tingkat perceraian dilihat dari aspek pendidikan pada cerai gugat maupun cerai thalaq yang dominan melakukan percerain adalah Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 178 orang. Serta faktor penyebab perceraian yang dilihat dari klasifikasi pendidikan di Pengadilan Agama Lubuk sikaping pada tahun 2015 secara garis besar pada tingkat Sekolah Dasar (SD) yang menjadi penyebab perceraian yaitu pertengkaran/perselisihan, pada pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yaitu tidak adanya tanggung tawab, Sekolah Menengah Atas dan Sarjana penyebabnya yaitu pertengkaran/perselisihan dan pihak ketiga. Namun faktor pertengkaran/perselisihan menjadi faktor dominan yang menjadi penyebab perceraian yang dilihat dari kalsifikasi pendidikan para pihak di Pengadilan Agama Lubuk sikaping pada tahun 2015. Dalam upaya meminimalisir kasus perceraian di Pengadilan Agama Lubuk Sikaping, pihak pengadilan melakukan beberapa upaya yaitu upaya perdamaian antara kedua belah pihak.