Profil penulis
ISMAIL
335 karya publik ditemukan.
Mengapa Harus Shalat
Sistem morfologi verba bahasa Kluet
Morphology of verbs of the Kluet language spoken in Kecamatan Kluet Utara and Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Province.
Morfologi adjektiva bahasa Alas
Adjectival morphology of Alas language spoken in Aceh Province.
Pendidikan tinggi Islam dalam sorotan
Development of Islamic higher education in Indonesia; papers of a seminar.
Rekonst[r]uksi konsep wahyu Muḥammad Syaḥrūr
A. Hasjmy, aset sejarah masa kini dan masa depan
Festschrift in honor of Ali Hasjmy, b. 1914, an Achinese politician and historian.
STUDI ANALISIS TENTANG PRAKTEK PELAKSANAAN BAGI HASIL GULA AREN DI DESA PASTAP KEC. TAMBANGAN KAB. MANDAILING NATAL PROV. SUMATERA UTARA MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
<p align="center"> <strong>ABSTRAK</strong></p> <p> <strong>Muhammad Ismail, NIM. 1210.051.</strong> Skripsi ini berjudul: “ <strong>Studi Analisis Tentang Praktek Pelaksanaan BagiHasil Gula ArenDiDesa PastapKec. Tambangan Kab. Mandailing Natal Prov. Sumatera Utara Menurut Perspektif Hukum Islam </strong>” maksud judul skripsi ini adalah mengkaji bagi hasil dari bentuk kerja sama penggarap pohon aren dengan pemilik pohon di Desa Pastap Kec. Tambangan Kab. Mandailing Natal Prov. Sumatera Utara.</p> <p> Latar belakang penulis meneliti masalah ini adalah karena di Desa Pastap terdapat kerja sama dengan prinsip bagi hasil yang dilakukan oleh masyarakat khususnya penggarap dengan pemilik pohon aren, berbeda dengan bagi hasil dari bentuk kerja sama yang telah diatur dalam Islam.Dalam bagi hasil gula aren di Desa Pastap, penggarap tidak memberikan bagian pemilik pohon dari usaha yang di jalankannya apabila penghasilan dan pendapatannya dari mengelola gula aren lima kilo ke bawah, alasannya adalah karena ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat.Selanjutnya penggarap dan pemilik pohon aren tidak menguraikan serta menjelaskan persentase bagian masing-masing mereka pada waktu perjanjian (kontrak) berlangsung. Di samping itu, selama proses pengelolaan kerja sama gula aren pemilik pohon tidak pernah sama sekali memberikan modal dan pendanaan kepada penggarap terkait dengan yang dibutuhkan oleh kerja sama kedua belah pihak. Selanjutnya pemilik tidak pernah mau tahu mengenai kerugian dari kerja sama kedua belah pihak.</p> <p> Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan bagi hasil gula aren di Desa Pastap. Dan bagaimana analisis Fiqh Muamalah tentang pelaksanaan bagi hasil gula aren di Desa Pastap.</p> <p> Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan <em>(feld research)</em> dan bersifat diskriptif analisis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Dalam pengumpulan data yang dibutuhkan, penulis menggunakan tehnik ovservasi dan wawancarayang ditujukan kepada penggarap atau pengelola dan pemilik pohon aren.</p> <p> Setelah penulis melakukan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa bagi hasil gula aren antara penggarap dengan pemilik pohon aren di Desa Pastap Kec. Tambangan Kab. Mandailing Natal Prov. Sumatera Utara adalah apabila pendapatan penggarap di atas lima kilo. Dan apabila terjadi kerugian, maka kerugian tersebut ditanggung oleh penggarap. Ini artinya bahwa bagi hasil antara penggarap dengan pemilik pohon aren bahwa sebahagiannya belum sesuai dengan konsep bagi hasil yang telah diatur dalam Islam.</p> <p> </p> <p> </p> <p> </p>
Fikih muamalah klasik dan kontemporer
Fiqh Malaysia
Islamic law in Malaysia; papers of seminar.
Strategi pembelajaran agama Islam berbasis P.A.I.K.E.M (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan)
Model pendidikan kewirausahaan berbasis keterampilan khas Lombok untuk pengembangan kecakapan vokasional anak putus sekolah/tidak melanjutkan studi pada masyarakat marginal
Malaysia
Pengembangan potensi sosial ekonomi masyarakat wilayah pesisir yang berkelanjutan
Potential socio-economic development in coastal communities.