PROFIL POTENSI SISWA BERDASARKAN PENGUNGKAPAN PSIKOLOGIS DI SMAN 3 BUKITINGGI
<p> untuk mengetahui potensi siswa menggunakan tes psikologis</p>
Profil penulis
39 karya publik ditemukan.
<p> untuk mengetahui potensi siswa menggunakan tes psikologis</p>
Penelitian ini tentang kurikulum merdeka, merupakan kurikulum pembelajaran intrakurikuler yang berfokus pada pengembangan karakter dan kompetensi siswa. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada guru dan sekolah dalam mengelola pendidikan yang sesuai dengan kondisi daerahnya. Selain itu, kurikulum merdeka juga bertujuan untuk mempercepat pencapaian tujuan pendidikan nasional dan menyiapkan siswa menghadapi tantangan global era revolusi 4.0. Penelitian ini bertujuan melihat implementasi tes psikologis untuk mengetahui potensi siswa dalam kurikulum merdeka belajar, sampelnya siswa kelas X SMAN 3 Bukittinggi berjumlah 355 orang. Metodenya adalah memberikan serangkaian tes psikologis kepada siswa, berupa tes intelegensi (IST), tes profil kepribadian (DISC), tes bakat minat (RMIB) dan quesioner gaya belajar. Serengkaian tes diberikan untuk mengungkap potensi yang dimiliki siswa. Temuan dalam penelitian ini adalah didapatkan hasil intelegensi yang beragam, intelegensi siswa berada pada kategori sangat tinggi 2,388 %, tinggi 5,372 %, rata-rata 58,208%, rendah 25,074 % dan sangat rendah 13,432.%. Profil kepribadian siswa berada pada tipe Dominan sebanyak 3,880%, compliance 5,970, stabil 44,179 % , dan analisa 50,447%. Hasil quesioner gaya belajar siswa visual 39,701%, kinestetik 37,313%, dan audiotori 27,462. Tes RMIB siswa didapatkan hasil pilihan I memiliki bakat medical 28,955%, Literary 8,656%, Aestetic 11,641%, musical 9,253%, Personal contact 2,985%, Science 17,611%, Mechanical 2,089%, Sosial Service 6,865%, Computational 4,477%, Clerical 8,059%, Practical 1,194%, Outdors 2,686%. Hasil ini memberikan gambaran yang kaya tentang potensi, kepribadian, gaya belajar, dan minat siswa. Informasi ini dapat digunakan untuk merancang pendekatan pembelajaran yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan dan minat individu siswa.
Penerapan kurikulum merdeka pada jenjang SMA sebagaimana penerapannya di jenjang PAUD, SD, dan SMP adalah upaya dari pemerintah untuk memulihkan pembelajaran. Hal ini dilatarbelakangi terjadinya learning loss selama masa pandemi. Dasar hukum penerapan kurikulum ini antara lain adalah Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang pedoman penerapan kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran. kegiatan ini bertujuan untuk melihat peminatan dan perencanaan individu untuk memasuki jenjang SMA
<p> memberikan pelayanan BK kepada siswa inklusi</p>
<p> menjadi mentor dalam menentukan karir dan mendapat beasiswa</p>
<p> untuk mengetahui potensi siswa SMAN 3 Bukittinggi</p>
<p> untuk melihat potensi siswa di SMAN 1 X koto Tanah datar</p>
<p> pelayanan bimbingan konseling</p>
<p> memberikan permainan edukatif kepada anak-anak di panti asuhan aisyiah Bukittinggi</p>
<p> untuk melihat apakah ada pengaruh konsep diri Terhadap Penyesuaian Diri Anak Asuh di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Padang</p>
Seperti kita ketahui Pendidikan pada saat ini dihadapkan pada berbagai permasalahan, akibatnya harapan masyarakat akan pendidikan yang berkualitas dan menghasilkan putra-putri yang cerdas dan berkarakter masih belum dapat dipenuhi oleh penyelenggara pendidikan. Program pemberian layanan bantuan kepada peserta didik merupakan upaya membantu siswa untuk mencapai perkembangannya secara optimal, melalui interaksi yang sehat dengan lingkungannya. Hal inilah yang menjadi sangat urgen tugas bimbingan konseling yang menjadi tanggung jawab bimbingan dan konselor bahkan juga guru dalam pelaksanaan bimbingan konseling.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya produk, lokasi dan promosi terhadap pengusaha mikro mengajukan pembiayaan di bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh produk, lokasi, dan promosi terhadap minat UMKM untuk menggunakan pembiayaan pada perbankan syariah, dengan studi kasus pengusaha mikro Kota Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Data primer yan diperoleh dari responden melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden sedangkan data sekunder berasar dari observasi, jurnal, artikel, dan penelitian terdahulu. Sedangkan teknik analisis regresi linier berganda. Uji asumsi klasik, dan uji hipotesis.Analisis penelitian ini menggunakan SPSS 26, berdasarkan hasil penelitian dari uji hipotesis produk (X1) diketahui bahwa nilai thitung > ttabel (20.131 > 1,986) dan nilai sig 0,000 0,05 maka hipotesis 1 teruji sehingga produk berpengaruh terhadap minat Pengusaha mikro. Pada uji hipotesis lokasi (X2) nilai thitung > ttabel (0,247 1,986) dan nilai sig 0,805 > 0,05 maka hipotesis 2 teruji sehingga promosi tidak berpengaruh terhadap minat pengusaha mikro. Kemudian pada uji hipotesis promosi (X3) thitung > ttabel (0,085 1,986) dan nilai sig 0,932 > 0,05 maka hipotesis 3 teruji sehingga lokasi tidak berpengaruh terhadap minat pengusaha mikro. Adapun hasil pengujian secara simultan atau uji f diketahui bahwasannya nilai f hitung sebesar 139.341 serta ftabel sebesar 2,699 sehingga dapat dilihat bahwa fhitung > ftabel (139.341 > 2,699), diketahui nilai signifikan (0,000 0,05) dan hasil menunjukkan H0 ditolak serta H1 diterima. Maka disimpulkan bahwa variabel produk (X1), lokasi (X2) dan promosi (X3) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap mina pengusaha mikro dalam mengajukan pembiayaan pada Bank Syariah.
This research was due to some problems that were found in the 6th semester students of English Education Study Program in IAIN Bukittingi. First, the students had vocabulary problem in translating Indonesian to English, especially the ability to use the proper vocabulary in translating. Second, the students had grammar problem in translating Indonesian to English, especially tenses and time condition. The purpose of this research was to find out the type of error that they make when translating text from Indonesian into English and to find out the most frequent error the students make when translating text from Indonesian into English. This research was a descriptive quantitative research. The researcher conducted the research on the text translation of 6th semester students in English Education Department of IAIN Bukittinggi. The sampling technique that researcher uses was total sampling. The instrument that was used in a research was translation test. It was a text consists of three paragraphs in Indonesian that must be translated into English. The researcher found that addition errors were made 7.31% of the time, omission errors were made 27.74% of the time, literalness errors were made 13.98% of the time, ambiguity errors were made 17.42% of the time, punctuation errors were made 4.95% of the time, spelling errors were made 3.44% of the time, and capitalization errors were made 25.16% of the time. It can be concluded that omission error is the most frequent error, followed by capitalization, ambiguity, literalness, addition, punctuation, and spelling. This make spelling as the least frequent error that the students made.
Skripsi ini berjudul “ Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Koperasi KSU Gapoktan Albasiko II Syariah Nagari Kinali, Kab. Pasaman Barat” disusun oleh AYU MIHARTATI, NIM: 3317209, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI), Program Studi S1 Perbankan Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis dalam melihat kualitas pelayanan yang diberikan oleh karyawan koperasi yang masih belum memadai, dimana berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Karena sebagian dari nasabah Koperasi KSU Gapoktan Albasiko II Syariah dilihat dari hasil observasi awal menyatakan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan kurang maksimal karena kurangnya memberikan pemahaman kepada nasabah dari segi pengambilan dana pinjaman, serta lahan parkir yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Koperasi KSU Gapoktan Albasiko II Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research), dimana penelitian ini bersifat kuantitatif serta data yang digunakan adalah data primer. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, angket (kuesioner) dan dokumentasi dengan jumlah sample sebanyak 86 responden. Untuk uji variablel penelitian menggunakan Uji Validitas dan Uji Reliabilitas sedangkan Teknik Analisis Data menggunakan Uji Normalitas, Analisis Regresi Sederhana, Uji koefesien Korelasi, Uji Determinasi, dan Uji t-tes, dan data yang diperoleh diolah dengan menggunakan software SPSS versi 22. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan syariah berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, yang didapat dari hasil beberapa pengujian. Pada Uji Regresi Sederhana, dimana didapatkan hasil Y= 0,879+0,415X dan nilai signifikan yakni 0,0000,05. Sehingga dapat diketahui variablel bebas yaitu kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap variablel terikat yaitu kepuasan pelanggan, dan merupakan pengaruh positif yang menandakan hubungan yang baik atau memberikan pengaruh yang baik. Pada Uji Determinan, dimana didapatkan hasil yaitu R2 (R Square) sebesar 0,685 hal ini menunjukkan bahwa sumbangan variablel kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan sebesar 0,685 atau sebesar 68,5% sedangkan sisanya sebesar 31,5% dipengaruhi oleh variablel yang tidak diteliti. Dan pada hasil Uji t, dimana didapatkan hasil yaitu nilai T hitung lebih besar dari pada T tabel yaitu 13,525>1,988 sehingga Hipotesis nol (HO) ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan secara parsial.
Kebanyakan orang salah berpersepsi bahwa ilmu dan pengetahuan memiliki kesamaan arti, padahal ilmu dengan pengetahuan adalah dua hal yang berbeda. Ilmu adalah pengetahuan tetapi tidak semua pengetahuan adalah ilmu. Ilmu dan pengetahuan terkadang dirangkum menjadi satu kata majemuk yang mengandung arti tersendiri. Bahkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ilmu disamakan dengan pengetahuan, sehingga ilmu adalah pengetahuan. Namun jika kata pengetahuan dan kata ilmu tidak dirangkum menjadi satu kata majemuk atau berdiri sendiri, akan tampak perbedaan antara keduanya. Berdasarkan asal katanya, pengetahuan diambil dari kata dalam bahasa Inggris yaitu knowledge. Sedangkan pengetahuan berasal dari kata Science. Tentunya dari dua asal kata itu mempunyai makna yang berbeda.
Skripsi ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Pasaman Tahun 2004-2018” yang disusun oleh Yulia Hartati Nim. 3216.175, Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, atas bimbingan Bapak Dr. Asyari, S.Ag, M.Si. Pertumbuhan ekonomi merupakan masalah yang dihadapi oleh masyarakat di Kabupaten Pasaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebarapa besar pengaruh jumlah pengangguran, jumlah produksi dan jumlah penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pasaman. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yang dilakukan di Kabupaten Pasaman. Variabel yang digunakan yaitu jumlah pengangguran, jumlah produksi, jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi yang bersumber dari BPS Kabuupaten Pasaman periode tahun 2004-2018. Data diolah dengan menggunakan analisis data time series dengan model regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, jumlah produksi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dan jumlah penduduk tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pasaman.
Skripsi ini atas nama SERI HARTATI, NIM. 3316.296 dengan judul “Strategi BMT Agam Madani Pakan Sinayan Kamang Mudiak dalam Mengurangi Ketergantungan Usaha Kecil Mikro Kepada Lembaga Konvensional” dapat disimpulkan dari judul yang ada di atas adalah bagaimana strategi BMT Agam Madani Pakan Sinayan Kamang Mudiak Dalam Mengurangi Ketergantungan Usaha Kacil Mikro Kepada Bank Konvensinal dalam rangka meningkatkan kinerja bank. Penelitian ini dilatar belakangi karena BMT Agm Madani Pakan Sinayan Kamng Mudiak menerapkan kebijakan berupa pencapaian target kepada seluruh karyawan bagian oprasional maupun non operasional, guna untuk mendorong kinerja karyawan. Bagaimana dalam melakukan pemasaran produk. Berdasarkan yang sudah jelaskan di Latar Belakang maka dapat dirumuskan permasalahan dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana Strategi BMT Agam Madani Pakan Sinayan Kamang Mudiak dalam Mengurangi Ketergantungan Usaha Kecil Mikro Kepada Lembaga Konvensional. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif yaitu mendeskripsikan atau memberikan gambaran fenomena – fenomena yang terjadi disekitar objek penelitian secara detail mengenai suatu gejala berdasarkan data yang da, menyajikan data, menganalisis dan menintepretasikan dan data yang diperoleh dapat diajdiak seabagai dasar dalam (feel reset) penelitian lapangan. Penelitian ini bertujuan adalah untuk merumuskan Strategi BMT Agam Madani Pakan Sinayan Kamang Mudiak dalam Mengurangi Ketergantungan Usaha Kecil Mikro Kepada Lembaga Konvensional yang cendrung meningkat dimana hal tersebut menunjukkan tingkat kinerja bank yang semakin meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan , pentingnya startegi BMT dalam Mengurangi ketergantungan kepada Bnak konvensional adalah untuk menghindari pembiayaan bermasalah, meningkatnya pembiayaan bermasalah ini kerap terjadi untuk meminimalisir hal tersebut maka pihak bank menilai secara seksama atau sesuai prosedur yang diterapkan bank.