Profil penulis
Abu
633 karya publik ditemukan.
TRADISI BAJULO-JULO DALAM WALIMATUL URSY DI KAMPUNG LANGGAI NAGARI GANTING MUDIAK UTARA SURANTIH KECAMATAN SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Tadisi Bajulo-Julo Dalam Walimatul Ursy Di kampung Langgai Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan Perspektif Maslahah Mursalah” yang ditulis oleh Abu Yasil, NIM 1122049, Program Studi Hukum Keluarga (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena adanya tradisi bajulo-julo dalam walimatul ursy di Kampung Langgai Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan, tradisi ini dilatarbelakangi dengan adanya kebisaan masyarakat dalam acara walimah. Namun dalam praktik bajulo-julo sepertinya terdapat ketidakseimbangan dalam proses pelaksanaannya, dikarenakan barang yang diberikan tidak seimbang dengan barang yang diterima sehingga terjadinya perselisihan. Penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan yang menjadi informan penelitian adalah ketua julo-julo, anggota julo-julo dan masyarkat Kampung Langgai Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. Adapun dalam menganalisis data penulis menggunakan metode analisis kualitatif dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi bajulo-julo di Kampung langgai dilakukan dalam dua bentuk, yaitu julo-julo pitih (uang) dan julo-julo bahan pokok. Dalam julo-julo piti (uang) bersifat stabil karena menggunakan nominal yang sama, sedangkan dalam julo-julo bahan pokok terjadi ketidakseimbangan dikarenakan perubahan harga bahan pokok, namun perubahan tersebut tidak menghilangkan nilai filosofis dari bajulo-julo karena tradisi ini tidak hanya membantu meringankan beban biaya saat mengadakan acara, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dalam masyarkat. Berdasarkan tinjauan maslahah mursalah, praktik bajulo-julo di Kampung Langgai memenuhi ketentuan maslahah mursalah yang ditetapkan jumhur ulama dan termasuk kedalam maslahah yang sejalan dengan fikih, karena membawa manfaat yang nyata bagi masyarkat dan tidak bertentangan denga syariat.
Manajemen Mutu Pendidikan Islami
Membangun Pendidikan Islam yang Unggul dan Berdaya Saing Tinggi : Seri Kajian Analisis Kebijakan dan Kapita Selekta Pendidikan Islam di Indonesia
Manajemen Pendidikan Islam : Sebuah Pengantar Kritis
Manajemen Ziswaf (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf)
Perjalanan Pesantren Di Aceh Perubahan, Aktualisasi, Dan Pengembangan
Tafsir Al-Bahr Al-Muhith Jilid 8
Tafsir Al-Bahr Al-Muhith Jilid 7
Tafsir Al-Bahr Al-Muhith Jilid 6
Tafsir Al-Bahr Al-Muhith Jilid 5
Tafsir Al-Bahr Al-Muhith Jilid 4
Tafsir Al-Bahr Al-Muhith Jilid 3
Tafsir Al-Bahr Al-Muhith Jilid 2
Tafsir Al-Bahr Al-Muhith Jilid 1
ETIKA PROFESI (MULTI PERSPEKTIF)
Kode etik adalah bentuk peraturan tertulis, yang dibuat berlandaskan moral sehingga saat diperlukan dapat dijadikan tolak ukur untuk mengadili perbuatan yang dinilai salah dari kode etik tersebut. Tujuan dari kode etik adalah agar profesi tersebut tetap profesional dalam memberikan layanan terhadap klien atau mitranya. Dengan demikian tenaga profesional akan bertanggung jawab dan apabila melakukan pelanggaran kode etik maka citra profesinya akan rusak dan merugikan dirinya sendiri. Perlu dipahami bahwa kode etik bukanlah hal yang kaku melainkan karena perubahan zaman maka kode etik menjadi bertentangan dengan tuntutan masyarakat.
PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM TERHADAP PELIBATAN PENYULUH AGAMA PADA PROGRAM PKH SEBAGAI SOLUSI PENGUATAN KETAHANAN KELUARGA DI KECAMATAN KAMANG MAGEK KABUPATEN AGAM
ABSTRAK Tesis ini berjudul “Perspektif Hukum Keluarga Islam Terhadap Pelibatan Penyuluh Agama Pada Program PKH Sebagai Solusi Penguatan Ketahanan Keluarga Di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam” yang ditulis oleh Ash Habul Kahfi, NIM 10122024, Prodi Hukum Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Keluarga memiliki peran penting dalam membangun ketahanan bangsa melalui pembentukan karakter, nilai moral, an kualitas sumber daya manusia. Ketahanan keluarga yang meliputi aspek legalitas, ketahanan fisik, Ketahanan Ekonomi, psikologis dan sosial menjadi dasar ketahanan nasional. Program Keluarga Harapan (PKH) bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin dengan bantuan sosial dan pendampingan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam pendampingan oleh Penyuluh Agama Islam memperkuat ketahanan keluarga, sesuai dengan prinsip Hukum Keluarga Islam dalam membentuk keluarga yang sejahtera baik materi maupun mental, emosional, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Penyuluh Agama dalam implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam dan perspektif Hukum Keluarga Islam terhadap pelibatan Penyuluh Agama pada program tersebut sebagai solusi penguatan ketahanan keluarga di Kecamatan Kamang Magek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penyuluh Agama memiliki peran penting dalam implementasi PKH dengan memberikan bimbingan agama kepada keluarga penerima manfaat (KPM) PKH. Bimbingan tersebut mencakup pengelolaan keuangan, pendidikan agama, dan penanaman nilai-nilai Islam dalam kehidupan keluarga yang berkontribusi pada penguatan ketahanan keluarga dari segi ekonomi, psikologis dan sosial. Dari perspektif Hukum Keluarga Islam, pelibatan Penyuluh Agama dalam program PKH sesuai dengan prinsip-prinsip Islam yang menekankan penguatan keluarga sebagai unit dasar masyarakat. Penyuluh Agama membantu memperkuat nilai-nilai ketahanan keluarga seperti kedamaian, solidaritas, dan pengelolaan harta yang bijaksana. Dengan demikian, pelibatan Penyuluh Agama dalam program PKH di Kecamatan Kamang Magek dianggap sebagai solusi yang tepat dalam penguatan ketahanan keluarga sesuai dengan ajaran Hukum Keluarga Islam. Kata Kunci: Penyuluh Agama, Program Keluarga Harapan (PKH) , Hukum Keluarga Islam, Ketahanan Keluarga.
Manajemen Pengelolaan Zakat di Era Teknologi Digital
Sajak - Sajak Kisah
Metodologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Sebagian besar para ahli pendidikan sepakat, bahwa metodologi pembelajaran memegang peranan yang sangat strategis dalam mendukung keberhasilan dalam mencapai tujuan pendidikan. Di kalangan para pelajar pondok pesantren (santri) misalnya terkenal ungkapan: al-thariqah ahammu min al-maaddah (metode pembelajaran adalah lebih utama dari materi). Ketersediaan sarana prasarana pendidikan dan lainnya yang serba lengkap, misalnya akan kurang ada artinya jika guru yang mengajar di dalam kelas tidak menguasai metodologi pembelajaran yang baik. Seiring dengan kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi digital, khususnya teknologi informasi (information technology), dalam berbagai bentuknya, seperti internet Facebook, Instagram, YouTube, dan lainnya menyebabkan berbagai informasi dari berbagai sumber dapat dengan mudah diakses. Demikian pula tuntutan masyarakat yang semakin ingin diperlukan secara demokratis dan semakin berkembangnya berbagai temuan para ahli dalam bidang psikologi berpengaruh besar terhadap perkembangan model pembelajaran; model pembelajaran yang semula banyak berpusat pada guru (teacher centered) misalnya kini bergeser menjadi berpusat pada peserta didik (student centered). Perkembangan hal tersebut selanjutnya berpengaruh pula pada perkembangan dalam metodologi pembelajaran. Perkembangan dalam metodologi pembelajaran tersebut menjadi sangat menarik dan perlu dikuasai oleh tenaga pendidik baik pada tataran teori maupun praktik. Namun demikian, mengingat berbagai teori metodologi pembelajaran tersebut berasal daripada ahli yang memiliki budaya dan motivasi yang berbeda-beda, maka perlu diadaptasikan lebih dahulu dengan nilai-nilai ajaran Islam yang terdapat di dalam Al-Qur’an dan Hadis sehingga menjadi lebih sesuai ketika berbagai metode pembelajaran tersebut akan diterapkan dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Buku yang saat ini berada di tangan para pembaca yang budiman akan berupaya membantu Anda memahami perkembangan berbagai macam metodologi pembelajaran yang didasarkan pada nilai-nilai ajaran Islam, serta contoh penerapannya dalam pembelajaran pendidikan wgama Islam. Untuk itu penulis mengajak kepada para pendidik untuk terus mengembangkan, menguasai metodologi pembelajaran sehingga pendidikan agama Islam akan lebih menarik minat peserta didik khususnya, dan masyarakat pada umumnya. Selamat membaca, semoga membawa berkah. Buku persembahan penerbit PrenadaMedia #PrenadaMedia