Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AULIA SAFITRI

4 karya publik ditemukan.

2026: 12024: 12020: 12019: 1

Implikasi Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dalam Meningkatkan Kepercayaan Nasabah Pada Produk dan Layanan Bank Syariah (Studi Kasus di Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Bukittinggi)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul Implikasi Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dalam Meningkatkan Kepercayaan Nasabah Pada Produk dan Layanan Bank Syariah (Studi Kasus di Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Bukittinggi). Disusun oleh Aulia Safitri NIM 3322096. Skripsi mahasiswa Program Studi S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman nasabah terhadap mekanisme pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menjamin keamanan serta kepatuhan produk dan layanan bank syariah, yang berimplikasi pada pembentukan kepercayaan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi pengawasan OJK dalam meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap produk dan layanan Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mana peneliti akan berusaha mencari informasi data di lapangan atau tempat peneliti, memahami dan menafsirkan data tersebut, lalu diolah untuk dapat menyimpulkan hasil akhir penelitian ini. Teknis pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumentasi yang mana nantinya data tersebut di analisis melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan OJK dilaksanakan melalui pengaturan, pengendalian, dan perlindungan konsumen yang memperkuat rasa aman, legitimasi, dan kredibilitas lembaga perbankan syariah, sehingga secara substantif berkontribusi dalam membentuk dan meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap produk dan layanan yang digunakan, meskipun sebagian nasabah belum memahami secara komprehensif bentuk dan mekanisme pengawasan tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa pengawasan OJK memiliki implikasi positif dan signifikan dalam meningkatkan kepercayaan nasabah pada bank syariah.

Efektivitas Panggilan Sidang Melalui Surat Tercatat (Studi Kasus Pengadilan Agama Koto Baru)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pemanggilan dan Pemberitahuan Sidang Melalui Surat Tercatat. Di mana pelaksanaan pemanggilan sidang melalui surat tercatat ini dilakukan melalui pos. Hal ini dilakukan guna mempermudah proses pengiriman pemberitahuan panggilan sidang kepada pihak yang terlibat dalam suatu perkara. Berdasarkan hal ini penulis ingin mengetahui bagaimana tata cara pemanggilan sidang melalui surat tercatat dan apakah pelaksanaan pemanggilan sidang melalui surat tercatat sudah efektif. Dalam skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) di mana data di kumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer dari penelitian ini yaitu hasil wawancara dengan pegawai Pengadilan Agama Koto Baru dan petugas pos, sedangkan data sekunder berupa buku, jurnal yang berkaitan dengan pemanggilan sidang melalui surat tercatat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, tata cara panggilan sidang melalui surat tercatat di atur pada Surat Edaran Mahkamah Agung No 1 tahun 2023 tentang Tata Cara Panggilan dan Pemberitahuan Sidang Melalui Surat Tercatat. Proses pemanggilan sidang ini melibatkan 2 pihak yaitu pihak jurusita dan petugas pos. Panggilan sidang melalui surat tercatat pada Pengadilan Agama Koto Baru sudah efektif dan sudah sesuai dengan Surat Edaran Mahkamah Agung No 1 tahun 2023 tentang Tata Cara Panggilan dan Pemberitahuan Sidang Melalui Surat Tercatat. Sementara pada pihak petugas pos, panggilan sidang melalui surat tercatat kurang efektif. Karena masih adanya tantangan atau hambatan yang terjadi pada saat melakukan pengantaran surat tercatat kepada pihak tergugat/termohon.

cara pembayaran zakat fitrah di Jorong Padang Belimbing Kenagarian Koto Sani Menurut Hukum Islam

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini ditulis oleh ANISA AULIA SAFITRI, NIM 1216032 yang berjudul “CARA PEMBAYARAN ZAKAT FITRAH DI JORONG PADANG BELIMBING KENAGARIAN KOTO SANI KECAMATAN X KOTO SINGKARAK MENURUT HUKUM ISLAM”,maksud dari penulisan ini adalah untuk melihat bagaimana pelaksanaan pembayaran zakat fitrah di Jorong Padang Belimbing dan pandangan hukum Islam . Penulisan Skripsi ini dilatarbelakangi dimana Masyarakat Jorong Padang Belimbing melakukan pembayaran zakat fitrah dengan cara akad pemberian zakatnya dilakukan sebelum sholat hari raya Idul Fitri sedangkan harta atau objek zakatnya diserahkan setelah sholat bahkan tidak jarang melewati hari raya Idul Fitri pada tahun yang bersangkutan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pratek pembayaran zakat fitrah yang dilakukan oleh masyarakat di Jorong Padang Belimbing dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap pelaksanaannya. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pengumpulan data dengan teknik wawancara. Wawancara ini penulis lakukan pada masyarakat yang mengeluarkan zakat Fitrah, orang yang menerima zakat fitrah dan orang yang dianggap mengetahui tentang zakat. Data dalam penelitian adalah data kualitatif yang akan dianalisa dengan metode induktif dan deduktif. Dalam penulisan Skripsi ini penulis menggunakan pedoman penulisan Skripsi IAIN Bukittinggi terbitan Tahun 2015 yang telah disesuaikan dengan pedoman penulisan Skripsi di Fakultas Syari’ah IAIN Bukittinggi. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan di Jorong Padang Belimbing, pada setiap tahun masyarakat membayarkan zakat fitrah dengan cara mengantarkan langsung zakat tersebut kerumah orang-orang yang berhak menerimanya tetapi dalam pelaksanaan pembayaran zakat fitrah tersebut, masyarakat Jorong Padang Belimbing membayarkan zakatnya dengan cara akad pemberian zakatnya dilakukan sebelum sholat hari raya Idul Fitri sedangkan harta atau objek zakatnya diserahkan setelah sholat bahkan tidak jarang melewati hari raya Idul Fitri pada tahun yang bersangkutan, dengan dalih mustahik hanya membutuhkan uang atau mustahik hanya membutuh barang yang lain, dan juga barang yang dizakatkan tersebut tidak mencukupi kadar zakat untuk diberikan. Berdasarkan analisa yang penulis lakukan terkait dengan pelaksanaan zakat fitrah di Jorong Padang Belimbing menurut Pandangan hukum Islam terhadap praktek zakat fitrah dilakukan oleh muzakki Jorong Padang Belimbing tidak sesuai dengan hukum Islam.secara komprehensif menurut ulama Syafi’iyah, Ibnu Hazm, dan Ibnu Ruslanharam hukumnya mengakhirkan pembayaran zakat fitrah sebagai konsekuensinya mereka wajib menggantinya pada tahun yang bersangkutan. Secara subtantif pendapat tiga ulama ini sejalan dengan pendapat ulama Hanabilah, ulama Maliki dan ulama Hanafi yang mengatakan berdosa mengakhirkan pembayaran zakat fitrah, karena konsekuensi melakukan perbuatan yang haram adalah timbulnya dosa bagi para pelaku.

ANALISIS PERBANDINGAN AKAD MUSYARAKAH MUTANAQISAH DAN AKAD MURABAHAH DALAM PRODUK PEMBIAYAAN KPR SYARIAH DI BANK MUAMALAT INDONESIA KCP SOLOK

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh: THESA AULIA SAFITRI, Nim. 3314.363, Jurusan S1. Perbankan Syariah. Skripsi ini berjudul “ANALISIS PERBANDINGAN AKAD MUSYARAKAH MUTANAQISAH DAN AKAD MURABAHAH DALAM PRODUK PEMBIAYAAN KPR SYARIAH DI BANK MUAMALAT INDONESIA KCP SOLOK. KPR merupakan salah satu jenis layanan yang diberikan oleh bank kepada para nasabah yang berharap mendapatkan pinjaman dalam pembelian rumah secara mengangsur atau kredit. Salah satu layanan pembiayaan kepemilikan rumah yang diberikan oleh bank syariah adalah KPR Muamalat iB dari Bank Muamalat Indonesia. Pelayanan pada KPR Muamalat iB ini adalah memberikan produk pembiayaan perumahan kepada nasabah untuk membantu nasabah dalam pemenuhan kebutuhan memiliki rumah, apartemen, ruko, rukan maupun pengalihan take-over KPR dari bank lain dan termasuk juga pembiayaan rumah indent, pembangunan dan renovasi. KPR Muamalat iB ini dalam penerapan nya menggunakan akad murabahah (jual beli) dan bisa juga menggunakan akad musyarakah mutanaqisah (kerjasama sewa). Namun, akad murabahah dianggap kurang cocok untuk pembiayaan KPR Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan akad musyarakah mutanaqisah dengan akad murabahah pada pembiayaan KPR Muamalat iB, sehingga dapat diketahui persamaan dan perbedaan serta kelebihan dan kekurangan dari masing-masing akad tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan melakukan studi lapangan (field research). Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi, serta metode analisis data menggunakan deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan akad musyarakah mutanaqisah dan akad murabahah ini dapat dilihat dari beberapa aspek yakni persamaan, perbedaan dan kelebihan serta kekurangan masing-masing akad ini, serta analisis pada akad murabahah mengapa dikatakan lebih mahal dari pada akad musyarakah mutanaqisah. Sehingga dapat disimpulkan mahalnya akad murabahah karena mempertimbangakan harga pasaran rumah ditahun yang akan datang, berbeda dengan akad musyarakah mutanaqisah dengan adanya review harga yang dilakukan dalam sekali dua tahun, maka dalam hal ini harga sewa dalam akad musyarakah mutanaqisah bisa mengikuti harga pasar pada saat itu juga. Akan tetapi, di Bank Muamalat Indonesia nasabah KPR Muamalat iB lebih banyak memilih dengan akad murabahah. Dengan begitu perlu adanya penelitian lanjutan dalam perbandingan akad musyarakah mutanaqisah dengan akad murabahah tersebut.