Abstrak
Skripsi ini berjudul Implikasi Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dalam Meningkatkan Kepercayaan Nasabah Pada Produk dan Layanan Bank Syariah (Studi Kasus di Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Bukittinggi). Disusun oleh Aulia Safitri NIM 3322096. Skripsi mahasiswa Program Studi S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman nasabah terhadap mekanisme pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menjamin keamanan serta kepatuhan produk dan layanan bank syariah, yang berimplikasi pada pembentukan kepercayaan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi pengawasan OJK dalam meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap produk dan layanan Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mana peneliti akan berusaha mencari informasi data di lapangan atau tempat peneliti, memahami dan menafsirkan data tersebut, lalu diolah untuk dapat menyimpulkan hasil akhir penelitian ini. Teknis pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumentasi yang mana nantinya data tersebut di analisis melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan OJK dilaksanakan melalui pengaturan, pengendalian, dan perlindungan konsumen yang memperkuat rasa aman, legitimasi, dan kredibilitas lembaga perbankan syariah, sehingga secara substantif berkontribusi dalam membentuk dan meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap produk dan layanan yang digunakan, meskipun sebagian nasabah belum memahami secara komprehensif bentuk dan mekanisme pengawasan tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa pengawasan OJK memiliki implikasi positif dan signifikan dalam meningkatkan kepercayaan nasabah pada bank syariah.