Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

편집부

2.483 karya publik ditemukan.

2026: 212025: 452024: 52023: 132022: 72021: 572020: 662019: 362018: 7762017: 12162016: 1942015: 47

Strawberry Generation Dan Solusinya Dalam Al-Qur'an (Analisis Surah An-Nisa' Ayat 9 Perspektif Tafsir Kontemporer)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Generasi Z atau generasi muda saat ini sering disebut sebagai strawberry generation yang dicirikan dengan mental yang lemah, daya juang yang rendah, dan cenderung menghindari konflik serta tanggung jawab yang berat. Fenomena ini timbul karena dipicu oleh pola asuh orang tua yang overprotektif, sistem pendidikan yang kurang membangun ketangguhan anak, serta lingkungan interaksi dan komunikasi yang tidak sehat, baik di kehidupan nyata maupun di dunia digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi solusi Qur'ani terhadap strawberry generation melalui penafsiran kontemporer terhadap Q.S. an-Nisa' [4]: 9. Analisis penelitian dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dengan menjadikan penafsiran dari Muhammad Abduh dalam Tafsir al-Manar, Sayyid Thanthawi dalam Tafsir al-Wasith, Mustafa al-Maraghi dalam Tafsir al-Maraghi, dan Wahbah al-Zuhaili dalam Tafsir al-Munir sebagai sumber rujukan utama. Penelitian ini menggunakan metode tahlili dalam menguraikan makna ayat secara menyeluruh terhadap Q.S. an-Nisa [4]: 9. Data analisis yang digunakan ialah metode analisis isi untuk memahami ayat yang direlevansikan dengan strawberry generation dan solusinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam Q.S. an-Nisa' [4]: 9 tidak hanya berbicara mengenai hukum waris, melainkan juga makna universal mengenai tanggung jawab lintas generasi untuk tidak meninggalkan keturunan dalam keadaan dhi'afa atau lemah. Penafsrian kontemporer dalam ayat ini megidentifikasikan bahwa makna dhi 'afa dapat diperluas maknanya menjadi kelemahan mental dan spiritual yang dialami strawberry generation. Ayat ini menawarkan tiga solusi utama, yakni menumbuhkan kesadaran dan kekhawatiran yang praktis terhadap generasi penerus, menjadikan ketakwaan sebagai fondasi kehatanan mental dan spiritual, dan menerapkan komunikasi yang sadida atau edukatif dalam interaksi sehari-hari. Ketiga solusi yang ditawarkan tersebut membentuk kerangka yang menyeluruh dalam membangun generasi yang tangguh dan dapat meminimalisir strawberry generation. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi orang tua, pendidik, pemerintah, dan masyarakat dalam membentuk lingkungan yang mendukung ketangguhan mental generasi muda.

Adat Membangka Anak Setelah Khitan di Desa Pendalian Kecamatan Pendalian IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Perspektif ’Urf

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Adat Membangka anak setelah khitan di Desa Pendalian Kecamatan Pendalian IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Perspektif ’Urf” Yang disusun oleh Davin Alfaroqi, NIM. 1121044, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Skripsi ini ditulis karena di Desa Pendalian terdapat suatu tradisi adat yang telah berlangsung turun-temurun, yaitu tradisi membangka anak setelah khitan. Tradisi ini bertujuan untuk memohon keberkahan keselamatan dengan menghidangkan makanan kepada si anak, permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan adat membangka anak setelah khitan di Desa Pendalian Kecamatan Pendalian IV Koto, dan bagaiamana perspektif ’urf tentang adat membangka anak ini. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan utama terdiri dari niniak mamak, pemuka agama, ketua LAM, kepala desa dan masyarakat setempat di Desa Pendalian. Penelitian ini berlokasi di daerah desa Pendalian Kecamatan Pendalian IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penulis juga menggunakan sumber-sumber tertulis seperti buku dan jurnal yang relevan dengan pembahasan tentang ‘urf dan tradisi khitan. Analisis data dilakukan dengan kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa : (1) proses pelaksanaan tradisi membangka anak setelah khitan ini diawali dengan penyembelihan ayam yang dilakukan oleh bono kampuong ayam tersebut nantinya dipanggang untuk digunakan nantinya sebagai bahan untuk membangka, selanjutnya prosesi membangka yang dilakukan oleh bono kampuong dengan menyiapkan bahan berupa ayam panggang, nasi ketan kuning dan darah ayam dari ayam yang disembelih, selanjutnya dalam prosesi membangka bono kampuong itu mengangkat ayam panggang dan nasi ketan kuning diatas kepala si anak lalu ke samping bahu kanan, kiri dan kedepan dadanya dalam proses itu diselingi dengan bacaan-bacaan Surat dalam Al-Qur’an dan Shalawat atas Nabi SAW, terakhir darah ayam itu dioles ke kepala si anak menandakan prosesi membangka telah selesai (2) Dalam perspektif ’urf, tradisi membangka anak setelah khitan dikategorikan sebagai ‘urf shahih karena tidak ada yang melanggar syariat, baik prosesnya, bacaan-bacaannya, maupun bahan-bahan yang digunakan, sedangkan dari segi cakupannya,’urf ini dikategorikan sebagai ’urf khas karena hanya dilaksanakan di Desa Pendalian .

Buku Ajar Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku Ajar Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang ilmu bimbingan dan konseling. Buku ini dapat digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di bidang ilmu bimbingan konseling dan diberbagai bidang Ilmu terkait lainnya. Buku ini dapat digunakan sebagai panduan dan referensi mengajar mata kuliah ilmu dasar-dasar bimbingan dan konseling dan juga dapat menyesuaikan dengan Rencana Pembelajaran Semester tingkat Perguruan Tinggi masing-masing. Secara garis besar, buku ajar ini pembahasannya mulai dari pengantar dan kosep dasar bimbingan dan konseling, sejarah bimbingan dan konseling, landasan bimbingan dan konseling, fungsi dan pendekatan bimbingan dan konseling, prinsip-prinsip bimbingan dan konseling, jenis-jenis layanan bimbingan dan konseling. Selain itu materi mengenai kualifikasi dan kompetensi konselor dan problematika dalam pelayanan bimbingan konseling juga di bahas secara mendalam. Buku ajar ini disusun secara sistematis, ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Pengaruh Nilai Aktiva Dan Kewajiban Terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syariah Di Indonesia Periode 2019-2023

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi dengan judul ”Pengaruh Nilai Aktiva Dan Kewajiban Terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syariah Di Indonesia Periode 2019-2023”. Disusun oleh Junita Carolina - PA dengan NIM 3321132. Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukitinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Nilai Aktiva terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syariah, dan juga untuk mengetahui bagaimana pengaruh Kewajiban terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syariah, serta untuk mengetahui bagaimana Nilai Aktiva dan Kewajiban mempengaruhi Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis data sekunder. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh Reksadana Syariah yang terdaftar di OJK Periode 2019-2023. Kemudian teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling sehingga memperoleh sampel sebanyak 10 perusahaan Reksadana Syariah. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics 30. Analisis data untuk menguji hipotesis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada Reksadana Syariah di Indonesia menyatakan bahwa Nilai Aktiva berpengaruh signifikan terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syariah di Indonesia, Kewajiban berpengaruh signifikan terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syariah di Indonesia, serta Nilai Aktiva dan Kewajiban berpengaruh signifikan terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syariah di Indonesia.