Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

12 hasil
Subjek: tax avoidance
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Enviromental, Social and Governance (ESG) dan Intensitas Komisaris Independen terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan High Profile yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yulia Melati, 3422169, Pengaruh Environmental, Social and Governance (ESG) dan Intensitas Komisaris Independen terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan High Profile yang Terdaftar di BEI Periode 2020 2025. Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Environmental, Social and Governance (ESG) dan Intensitas Komisaris Independen terhadap Tax Avoidance pada perusahaan high profile yang termasuk dalam Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020 2025. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan (annual report) dan laporan keberlanjutan (sustainability report) perusahaan yang termasuk dalam Indeks JII yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2025. Jumlah sampel penelitian ini adalah 6 perusahaan selama 6 tahun dengan total 36 observasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sejumlah perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif, uji pemilihan model regresi data panel (uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier), analisis regresi data panel, uji hipotesis (uji t dan uji F), serta uji koefisien determinasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan software Eviews versi 13. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ESG memiliki nilai signifikan 0,0847 > 0,05 yang artinya tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Sedangkan Intensitas Komisaris Independen memiliki nilai signifikan 0,0548 > 0,05 yang artinya juga tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Namun, ESG dan Intensitas Komisaris Independen secara simultan (bersama-sama) memiliki nilai signifikan 0,000008 0,05 yang artinya berpengaruh terhadap Tax Avoidance, dengan nilai Adjusted R-squared sebesar 0,617855 atau 61,79%.

5 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Kepemilikan Institusional, Capital Intensity, dan Sales Growth Terhadap Penghindaran Pajak (Tax Avoidance) (Studi Kasus Pada Perusahaan Saham Syariah yang Terdaftar di ISSI Tahun 2021-2025)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul Pengaruh Kepemilikan Institusional, Capital Intensity, Sales Growth Terhadap Penghindaran Pajak (Tax Avoidance) (Studi Kasus Pada Perusahaan Saham Syariah yang Terdaftar di ISSI Tahun 2021-2025), yang disusun oleh Putri Rahmadani/NIM. 3422127 dan dibimbing langsung oleh bapak Ilham Illahi, SE, M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemilikan institusional, capital intensity, dan sales growth terhadap tax avoidance baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan sampel perusahaan yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dengan total sampel sebanyak 320 data. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hubungan antar variabel dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda, dan uji asumsi klasik menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil pembahasan, pengujian secara parsial menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance (t=2,386; Sig.= 0,018) karena fungsi pengawasan investor institusi cenderung mendorong manajemen untuk melakukan efisiensi biaya secara legal demi target laba bersih yang maksimal. Variabel capital intensity juga berpengaruh positif dan sangat signifikan (t=5,270; Sig.=0,000) lantaran besarnya alokasi aset tetap memicu beban penyusutan tinggi yang secara regulasi meminimalkan laba kena pajak. Sebaliknya, sales growth tidak berpengaruh signifikan (t= -1,063; Sig.=0,289) dengan arah negatif karena manajemen lebih fokus memanfaatkan sumber daya untuk ekspansi operasional ketimbang mengambil risiko tindakan penghindaran pajak. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan bersama-sama terhadap tax avoidance (F=11,455; Sig. = 0,000), di mana nilai Adjusted R Square sebesar 0,973 menandakan bahwa kombinasi ketiganya mampu menjelaskan 97,3% variasi naik-turunnya tindakan tax avoidance, sementara sisanya sebesar 2,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini.

9 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Profitabilitas dan Sales Growth terhadap Tax Avoidance pada perusahaan Properti dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Farroqi Drajad, 3422155, Pengaruh Profitabilitas dan Sales Growth terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Properti dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020–2024. Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Profitabilitas dan Sales Growth terhadap Tax Avoidance pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sejumlah perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif, uji pemilihan model regresi data panel (uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier), analisis regresi data panel, uji hipotesis (uji t dan uji F), serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance, sedangkan Sales Growth tidak berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance. Secara simultan, Profitabilitas dan Sales Growth bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Tax Avoidance, Kebijakan Utang, Profitabilitas dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Properti dan Real Estate Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan untuk mengetahui Pengaruh Tax Avoidance, Kebijakan Utang, Profitabilitas dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Properti dan Real Estate Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari www.idx.co.id . Populasi dalam penelitian ini sebanyak 61 perusahaan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode puposive sampling dan didapat sample sebanyak 15 perusahaan. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Tax Avoidance berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi variabel Tax Avoidance sebesar 0,001 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Selain itu, nilai t hitung sebesar 3,398 lebih besar daripada t tabel sebesar 1,66691., Kebijakan Utang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi variabel Kebijakan Utang sebesar 0,041, yang berarti lebih kecil dari 0,05. Nilai t hitung sebesar −2,083, dan secara absolut nilainya lebih besar daripada t tabel (2,083 > 1,66691)., Profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi variabel Profitabilitas sebesar 0,099, yang berarti lebih besar dari 0,05. Nilai t hitung sebesar 1,671 lebih besar daripada t tabel sebesar 1,66691 dan Pertumbuhan Penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi variabel Pertumbuhan Penjualan sebesar 0,003, yang berarti lebih kecil dari 0,05. Nilai t hitung sebesar 3,069 lebih besar daripada t tabel (3,069 > 1,66691). Secara simultan menunjukkan bahwa pengaruh Tax Avoidance, Kebijakan Utang, Profitabilitas dan Pertumbuhan Penjualan berpengaruh signifikan terhadap Terhadap Nilai Perusahaan dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,181 atau 18.1% sisa nya 81.9% dipengaruhi variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH FINANCIAL DISTRESS DAN CAPITAL INTENSITY TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN JII70 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2020-2023

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Pengaruh financial distress dan capital intensity terhadap tax avoidance pada perusahaan jii70 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023” yang disusun oleh Mega Pajariska dengan NIM 3421090 yang dibimbing oleh bapak Ilham Ilahi, SE., M.Sc. Pajak merupakan sektor yang memegang peranan penting dalam perekonomian, dalam pos penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sumbangan pajak memiliki porsi yang lebih besar dibandingkan dengan sumber penerimaan lain (non pajak). Namun indonesia diperkirakan mengalami kerugian sebesar US$ 4,86 miliar atau setara dengan Rp. 67,6 triliun per tahun akibat penghindaran pajak. Penghindaran pajak terjadi oleh beberapa faktor salah satunya dikarena kondisi financial distress dan capital intensity pada perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar financial distress dan capital intensity berpengaruh terhadap tax avoidance pada perusahaan jakarta islamic indeks 70 yang terdaftar di BEI tahun 2020- 2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif ,dengan menggunakan data angka mulai dari pengumpulan data sampai penyajian dari hasil penelitian yang diambil dari data sekunder tahun 2020-2023. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 69 perusahaan. Analisa data menggunakan regresi linear berganda dan uji hipotesis menggunakan aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukan : 1. Financial distress menunjukan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05 dan nilai thitung -6,778 > ttabel 1,971 menunjukan bahwa financial distress berpengaruh negatif signifikan terhadap tax avoidance. 2. Capital intensity dengan nilai signifikan 0,046 < 0,05, dengan nilai thitung -2,003 > ttabel 1,971 . Hal ini menunjukan bahwa capital intensity berpngaruh negatif terhadap tax avoidance. 3. Berdasarkan tabl uji f menunjukan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05 dan nilai 𝑓hitung 25,192 > ftabel 3,04. berarti terdapat pengaruh secara simultan financial distress dan capital intensity secara bersama-sama berpengaruh terhadap tax avoidance. dan nilai Adjusted R Square sebesar 0,182 disimpulkan bahwa besarnya variasi variabel independent dalam mempengaruhi model persamaan regresi adalah sebesar 18,2% dan sisanya sebesar 81,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model regresi.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH DEBT TO ASSET RATIO, CAPITAL INTENSITY DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP TAX AVOIDANCE” (Studi kasus pada perusahaan manufaktur sektor Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di BEI Tahun 2016-2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian in dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan kepentingan antara pemerintah dan perusahaan, dimana perusahaan menginginkan pembayaran pajak sedikit agar keuntungan yang diperoleh perusahaan besar. Sementara itu, pemerintah menginginkan pembaran pajak ini sesuai dengan yang seharusnya, dikarenakan akan dapat meningkatkan pendapatan negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pada Debt to Asset Ratio, Capital Intensity dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Tax avoidance pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tahun periode 2016-2022. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan jenis penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengampilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 18 perusahaan dengan jumlah sampel keseluruhannya menjadi 126 data sampel. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis yang diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa variabel leverage (DAR) tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,097 > 0,05 dengan thitung sebesar -1,671 ttabel sebesar 1,65882. bahwa Capital Intensity berpengaruh terhadap tax avoidance karena, perusahaan cenderung untuk menginvestasikan kekayaannya dalam bentuk aset tetap untuk mendukung kegiatan operasional perusahaannya dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,048 0,05 dengan thitung sebesar -1,998 ttabel sebesar 1,65882. Pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,876 > 0,05 dengan thitung sebesar 0,156 ttabel sebesar 1,65882

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Konservatisme Akuntansi Dan Komite Audit Terhadap Tax Avoidance (Studi Kasus Pada Perusahaan Indeks LQ45 Periode 2015-2021)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Konservatisme Akuntansi Dan Komite Audit Terhadap Tax Avoidance” “(Studi Kasus pada Perusahaan LQ45 pada periode 2015-2021)” yang disusun oleh Indah Febriandini dengan NIM 3419108 Program Studi Akuntansi Syariah dibimbing oleh Bapak Ilham Illahi, SE.,M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh konservatisme akuntansi dan komite audit terhadap tax avoidance. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2015-2021 yaitu sebanyak 22 perusahaan, dengan metode purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui website Idx. Dalam penelitian ini menggunakan 2 variabel bebas yaitu Konservatisme Akuntansi dan Komite Audit, sedangkan variabel terikatnya yaitu Tax Avoidance. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Uji Statistik Deskriptif, Uji Asumsi Klasik, Analisis regresi berganda, uji koefisien determinan dan uji hipotesisi. Hasil penelitian membuktikan bahwa Hipotesis pertama konservatisme akuntansi tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dibuktikan dengan nilai signifikan besar dari 0,05 yaitu 0,721 > 0,05. Hipotesis kedua menunjukkan bahwa komite audit berpengaruh negative terhadap tax avoidance dibuktikan dengan nilai signifikan kecil dari 0,05 yaitu 0,043 0,05 dan dilihat dari nilai thitung nya bernilai negatif maka komite audit berpengaruh negatif terhadap tax avoidance. Hipotesis ketiga menunjukkan bahwa konservatisme akuntansi dan komite audit secara Bersama-sama berpengaruh terhadap tax avoidance dibuktikan dengan nilai sig 0,023 0,05 dan nilai fhitung 2,140 > ftabel 3,0837 yang dapat disimpulkan bahwa variabel independent secara Bersama-sama berpengaruh terhadap tax avoidance. Hasil daru uji koefisien determinan R2 menunjukkan nilai R square sebesar 0,712 atau 71,2%, hal ini berarti bahwa variabel independent yaiti konservatisme akuntansi dan komite audit berpengaruh sebesar 71,2% terhadap variabel dependen yaitu tax avoidance, sedangkan 28,8% dipengaruhi oleh variabel lainnya.

7 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ArticleOpen AccessPDF tersedia

Transfer pricing and tax avoidance: Moderating role of audit quality

2023•Artikel Penelitian dan Pengabdian

Transfer pricing can confer advantages to companies, such as enhancing their business competitiveness and facilitating internal fund transfers. However, in practical application, companies also exploit transfer pricing for the purpose of tax avoidance, aiming to minimize their tax liabilities. Consequently, this practice has been observed to have adverse implications for the state, specifically in terms of reduced tax revenue. To explore the impact of transfer pricing on tax avoidance, researchers undertook an empirical examination. They introduced the variable of audit quality as a moderator to assess its influence on the relationship between transfer pricing and tax avoidance. The study focused on a sample of manufacturing firms listed on the Indonesia Stock Exchange, employing a purposive sampling technique. To ascertain the effects of transfer pricing variables on tax avoidance and the moderating influence of audit quality, the researchers conducted multiple linear regression tests. The findings of the study indicate a positive association between transfer pricing and tax avoidance. This research provides valuable contributionsthat companies engaging in transfer pricing practices are, indeed, employingthem as a form of tax avoidance strategy, aiming to minimize their corporate tax obligations. However, the study does not provide evidence supporting the notion that the quality of auditors can mitigate transfer pricing undertaken for the purpose of tax avoidance

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Ukuran Perusahaan, Umur Perusahaan, Profitabilitas, dan Leverage Terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Indeks Saham Syariah Indonesia

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini Berjudul “Analisis Ukuran Perusahaan, Umur Perusahaan, Profitabilitas Dan Leverage Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Indeks Saham Syariah Indonesia” Yang disusun Oleh Syafhal Khairi dengan NIM 3418079 Jurusan S1 Akuntansi Syariah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia secara parsial dan simultan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Dengan menggunakan data keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia dalam kurun waktu 2016-2020. Populasi pada penelitian ini yaitu 94 perusahaan dengan jumlah sampel sebanyak 27 perusahaan yang diambil dengan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS 23. Variabel yang diuji dalam penelitian ini terdiri dari satu variabel dependen yaitu Tax Avoidance dan empat variabel independen yaitu Ukuran Perusahaan, Umur Perusahaan, Profitabilitas, dan Leverage. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap Tax Avoidance, dengan hasil uji t yaitu thitung 2.602 ≥ ttabel 1.978 dengan nilai signifikan 0.010 ≤ 0.05. Variabel Umur Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance, dengan hasil uji t yaitu thitung 1.749 ≤ ttabel 1.978 dengan nilai signifikan 0.083 ≥ 0.05. Variabel Profitabilitas tidak berpengaruh terhadap tax Avoidance, dengan hasil uji t yaitu thitung -0.830 ≤ ttabel 1.978 dengan nilai signifikan 0.408 ≥ 0.05. Dan untuk variabel Leverage tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance, dengan hasil uji yaitu thitung 1.114 ≤ ttabel 1.978 dengan nilai signifikan 0.267 ≥ 0.05. Serta diperoleh hasil dari nilai R2 sebesar 0.174 atau 17.4% yang berarti keempat variabel independen yang diuji peneliti memberikan kontribusi terhadap Tax Avoidance sebesar 17.4% dan sisanya 82.6% tidak terdapat pada variabel independen yang diteliti pada penelitian ini dan terdapat pada penelitian lain.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh pertumbuhan penjualan, profitabilitas, dan leverage terhadap tax avoidance(studi kasus pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2016-2021)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini dibuat dengan judul PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP TAX AVOIDANCE (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI Periode 2016-2020), yang disusun oleh Ridho Mahendra, NIM 3416063. Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi Latar belakang pada penelitian ini merujuk pada agency theory yang menjelaskan bahwa banyak perusahaan yang melakukan tindakan tax avoidance. Hal ini terjadi karena tindakan tersebut dapat memaksimalkan kinerja perusahaan. Tindakan perusahaan dalam melakukan tax avoidance dipengaruhi oleh adanya peningkatan pertumbuhan penjualan, profitabilitas, dan leverage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan penjualan, profitabilitas, dan leverage terhadap tax avoidance. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Bursa Efek Indonesia dan website perusahaan berupa laporan tahunan. Pengujian statistik menggunakan SPSS versi 16. Populasi dalam penelitian merupakan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020 sebanyak 213 perusahaan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah perusahaan yang menjadi sampel sebanyak 62 perusahaan sehingga total data yang diteliti 310 data. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda dengan persamaan yaitu Y = -0,758 + 0,004X1 – 0,142X2 + 0,008X3 + e. Kesimpulan dalam penelitian adalah variabel pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Variabel profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance. Variabel leverage tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Variabel pertumbuhan penjualan, profitabilitas, dan leverage berpengaruh secara simultan terhadap variabel tax avoidance. Besarnya pengaruh variabel pertumbuhan penjualan, profitabilitas, dan leverage terhadap tax avoidance sebesar 36,4% sisanya sebesar 63,6% dipengaruhi variabel lain yang berada di luar model penelitian.

11 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH RETURN ON ASSET DAN LEVERAGE TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL KONTROL (Studi pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia tahun 2012-2018)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “PENGARUH RETURN ON ASSET DAN LEVERAGE TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL KONTROL (STUDI PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA TAHUN 2012-2018)” yang disusun oleh Nazhi Fatul Arifah. Nim. 3416050, Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi atas bimbingan dari Ibu Dr. Hesi Eka Puteri, SE,M.Si. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak sehingga realisasi penerimaan pajak dari tahun ke tahun terus meleset dari target penerimaan pajak, serta adanya perbedaan kepentingan antara pemerintah atau fiskus pajak dengan wajib pajak badan (perusahaan) yaitu pemerintah menginginkan penerimaan pajak yang sebesar-besarnya sedangkan perusahaan menginginkan pembayaran pajak yang sekecil-kecilnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Data sekunder dikumpulkan dari publikasi Bursa Efek Indonesia (BEI) kemudian dianalisis dengan regresi data panel menggunakan Sofware Eviews 9. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh Return On Asset dan Leverage terhadap Tax Avoidance tanpa variabel Ukuran Perusahaan sebagai variabel dan pengaruh Return On Asset dan Leverage terhadap Tax Avoidance dengan variabel Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Kontrol. Model Fit (Model terpilih) adalah regresi data panel variabel kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return On Asset dan Leverage berpengaruh negatif terhadap Tax Avoidance dan Ukuran Perusahaan berpengaruh positif terhadap Tax Avoidance dengan persamaan regresi yaitu Y = - 11.37718 – 0.659358X1 – 0.061846X2 + 0. 40293X3 dan dilihat dari hasil analisis regresi menunjukkan bahwa nilai R2 sebesar 0,390391 yang berarti 39,03% Tax Avoidance dipengaruhi oleh Return On Asset, Leverage, dan Ukuran Perusahaan, sedangkan 60,97% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Secara keseluruhan variabel independen (Return On Asset, Leverage dan Ukuran Perusahaan secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di ISSI Tahun 2012-2018. Temuan penelitian ini berkontribusi pada perusahaan yang melakukan Tax Avoidance, diharapkan perusahaan tidak lagi melakukan Tax Avoidance agar penerimaan negara yang bersumber dari pajak terlealisasi sesuai dengan target penerimaan pajak setiap tahunnya.

5 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail