Strategi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Dalam Pemberdayaan Masyarakat Air Abu Kabupaten Pasaman Melalui Program Kewirausahaan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) masih menghadapi berbagai kesenjangan antara konsep ideal pemberdayaan dengan realistis lapangan, terutama pada aspek intelektual, material, manajerial, dan akses pasar. KUPS Induak Upiah di Desa Air Abu, Kabupaten Pasaman, yang mengelola limbah pelepah pinang menjadi produk ramah lingkungan, juga mengalami keterbatasan teknologi, lemahnya strategi pemasaran, serta belum optimalnya kelembagaan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi kelompok usaha perhutanan sosial Air Abu Kabupaten Pasaman dalam memberdayakan masyarakat melalui program kewirausahaan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis SWOT dengan menggunakan data Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Hasil penelitian yang dilakukan pada masyarakat Air Abu Kabupaten Pasaman, dapat dikemukakan Strategi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dalam pemberdayaan masyarakat melalui program kewirausahaan yaitu: (1) mengembangkan paket ekowisata dan workshop, (2) mengembangkan produk tanpa pengawet sebagai nilai diferensiasi, (3) memperkuat mitra pemasaran, (4) memanfaatkan bahan baku yang melimpah, (5) menggunakan dukungan pemerintah untuk promosi produk, (6) memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran, (7) mengoptimalkan peran pendamping, (8) menggunakan dukungan pemerintah untuk sertifikasi produk, (9) mengoptimalkan pelatihan khusus untuk meningkatkan kapasitas produksi, serta (10) memanfaatkan peran pendamping untuk pelatihan kewirausahaan