PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN BAAMBOOZLE TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PAI DI SMPN 01 KECAMATAN GUGUAK
Nurfiqa Hidayatu Sania, NIM 2122514 Judul Skripsi “Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Baamboozle terhadap Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran PAI di SMPN 01 Kecamatan Guguak.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang ditandai dengan siswa mudah bosan, mengantuk, kurang antusias, belum aktif, serta mudah terdistraksi selama proses pembelajaran berlangsung. Kondisi tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional, berpusat pada guru, serta penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga peserta didik mudah merasa bosan dan kurang aktif mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning berbantuan Baamboozle terhadap minat belajar minat belajar siswa pada pembelajaran PAI di SMPN 01 Kecamatan Guguak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experiment menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Penelitian terdiri atas dua variabel, yaitu variabel bebas berupa model problem based learning berbantuan Baamboozle dan variabel terikat yaitu minat belajar siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket minat belajar dengan skala Likert. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 01 Kecamatan Guguak yang berjumlah 185 peserta didik, sedangkan sampel penelitian berjumlah 51 peserta didik, terdiri atas 24 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan 27 peserta didik sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, minat belajar peserta didik pada kelas eksperimen sebelum diberikan perlakuan memperoleh nilai rata-rata 59,04, kemudian meningkat menjadi 70,38 setelah diterapkan model problem based learning berbantuan Baamboozle. Kedua, minat belajar peserta didik pada kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 63,81 pada pretest dan 63,15 pada posttest, sehingga tidak mengalami peningkatan. Ketiga, terdapat pengaruh yang signifikan model problem based learning berbantuan Baamboozle terhadap minat belajar peserta didik, yang dibuktikan melalui hasil uji Independent Sample T-Test dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 0,05 serta Mean Difference sebesar 7,397. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning berbantuan Baamboozle berpengaruh signifikan dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 01 Kecamatan Guguak.