Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Problem-Based Learning
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN BAAMBOOZLE TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PAI DI SMPN 01 KECAMATAN GUGUAK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurfiqa Hidayatu Sania, NIM 2122514 Judul Skripsi “Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Baamboozle terhadap Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran PAI di SMPN 01 Kecamatan Guguak.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang ditandai dengan siswa mudah bosan, mengantuk, kurang antusias, belum aktif, serta mudah terdistraksi selama proses pembelajaran berlangsung. Kondisi tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional, berpusat pada guru, serta penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga peserta didik mudah merasa bosan dan kurang aktif mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning berbantuan Baamboozle terhadap minat belajar minat belajar siswa pada pembelajaran PAI di SMPN 01 Kecamatan Guguak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experiment menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Penelitian terdiri atas dua variabel, yaitu variabel bebas berupa model problem based learning berbantuan Baamboozle dan variabel terikat yaitu minat belajar siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket minat belajar dengan skala Likert. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 01 Kecamatan Guguak yang berjumlah 185 peserta didik, sedangkan sampel penelitian berjumlah 51 peserta didik, terdiri atas 24 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan 27 peserta didik sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, minat belajar peserta didik pada kelas eksperimen sebelum diberikan perlakuan memperoleh nilai rata-rata 59,04, kemudian meningkat menjadi 70,38 setelah diterapkan model problem based learning berbantuan Baamboozle. Kedua, minat belajar peserta didik pada kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 63,81 pada pretest dan 63,15 pada posttest, sehingga tidak mengalami peningkatan. Ketiga, terdapat pengaruh yang signifikan model problem based learning berbantuan Baamboozle terhadap minat belajar peserta didik, yang dibuktikan melalui hasil uji Independent Sample T-Test dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 0,05 serta Mean Difference sebesar 7,397. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning berbantuan Baamboozle berpengaruh signifikan dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 01 Kecamatan Guguak.

10 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Menggunakan Model Problem- Based Learning dan Cooperative Learning dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas XI di SMA Negeri 3 Padang Panjang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul "Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Menggunakan Model Problem-Based Learning dan Cooperative Learning dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas XI di SMA Negeri 3 Padang Panjang" yang disusun oleh Fakhrur Razi, NIM 2122213, pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam serta perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Problem-Based Learning (PBL) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Cooperative Learning (CL) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas XI SMA Negeri 3 Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 3 Padang Panjang Tahun Ajaran 2025/2026 yang berjumlah 271 siswa, sedangkan sampel penelitian terdiri atas 60 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan pembagian 30 siswa pada kelas eksperimen dan 30 siswa pada kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan Independent Sample t-test melalui bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan model Problem-Based Learning dan Cooperative Learning. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Sig. (2- tailed) sebesar 0,000 0,05 dengan nilai t hitung sebesar 4,081, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H◻) ditolak. Selain itu, nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas yang menggunakan model Problem-Based Learning lebih tinggi dibandingkan kelas yang menggunakan model Cooperative Learning, dengan selisih rata-rata sebesar 9,733 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem-Based Learning lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa karena mampu mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, aktif memecahkan masalah, serta lebih terlibat dalam proses pembelajaran dibandingkan dengan model Cooperative Learning.

11 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail