PENGARUH KONSEP DIRI DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 TIGO NAGARI
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Konsep Diri Dan Komunikasi Interpersonal Tehadap Interaksi Sosial Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Tigo Nagari” yang disusun oleh Irma Julita. 2620123. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek (UIN) Bukittinggi, 2024. Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya fenomena yang terjadi pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tigo Nagari. Terdapat beberapa siswa yang kesulitan dalam berinteraksi sosial dikarenakan terindikasi memiliki konsep diri yang belum tepat serta terindikasi memiliki komunikasi interpersonal yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konsep diri terhadap interaksi sosial (2) seberapa besar pengaruh komunikasi interpersonal terhadap interaksi sosial (3) seberapa besar pengaruh konsep diri dan komunikasi interpersonal secara berasama-sama mempengaruhi interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 185 Siswa. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling yang artinya mengambil sampel perkelas merata sesuai dengan jumlah siswa perkelasnya. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 126 sampel. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner konsep diri, komunikasi interpersonal dan interaksi sosial yang dikembangkan oleh peneliti. Analisis data yang dilakukan untuk uji hipotesis penelitian yaitu regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan dari konsep diri (X1) terhadap interaksi sosial (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dan tingkat persentase sebesar 43,2%. (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel komunikasi interpersonal (X2) terhadap interaksi sosial (Y) dengan nilai signifikansi 0,000 0,05 dan tingkat persentase sebesar 19,8%. (3) terdapat pengaruh yang signifikan dari konsep diri (X1) dan komunikasi interpersonal (X2) secara bersama-sama terhadap interaksi sosial dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dan tingkat persentase sebesar 50,9%. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi konselor untuk dapat mengembangkan pendekatan atau model-model bimbingan dan konseling yang berkaitan dengan konsep diri, komunikasi interpersonal dan interaksi sosial.