Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Implementasi Program
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Implementasi Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat berbasis Jurnal Harian dalam Menumbuhkan Motivasi Ibadah Siswa di SDN 03 Pakan Labuah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fina Rahmawati. NIM: 2122165. Skripsi berjudul Implementasi Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat berbasis Jurnal Harian dalam Menumbuhkan Motivasi Ibadah Siswa di SDN 03 Pakan Labuah, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026 M/ 1447 H. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya motivasi ibadah siswa dalam mengikuti Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) khususnya pada kebiasaan beribadah yang dipantau menggunakan jurnal harian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program 7 KAIH berbasis jurnal harian dalam menumbuhkan motivasi ibadah siswa di SDN 03 Pakan Labuah yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta kendala dan solusi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru PAI, dan siswa kelas V SD. Sedangkan informan pendukung meliputi kepala sekolah, wali kelas, dan orang tua siswa. Adapun teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program 7 KAIH berbasis jurnal harian di SDN 03 Pakan Labuah dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan dilakukan dengan membuat rancangan, menyusun buku jurnal harian, serta melakukan sosialisasi kepada guru, siswa dan orang tua. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui pembiasaan ibadah yang dipantau secara rutin oleh guru dan orang tua melalui penggunaan buku jurnal harian. Tahap evaluasi dilakukan melalui pemeriksaan jurnal harian secara berkala serta evaluasi program pada rapat sekolah. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana ibadah di sekolah, kurang optimalnya keterlibatan orang tua, serta rendahnya kedisiplinan beribadah siswa dan kejujuran dalam pengisian jurnal harian. Adapun solusi yang dilakukan yaitu meningkatkan kolaborasi antara sekolah dan orang tua, memberikan pembinaan kepada siswa, serta evaluasi rutin terhadap pelaksanaan program

8 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Implementasi Program Pelatihan Kerja Di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Lima Puluh Kota Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul "Implementasi Program Pelatihan Kerja di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Lima Puluh Kota dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat" yang disusun oleh Martha Fortuna NIM 3222165 Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kualitas tenaga kerja di Kabupaten Lima Puluh Kota, partisipasi masyarakat dalam program pelatihan kerja yang masih mengalami fluktuasi, belum adanya kerja sama antara dinas dengan pihak industri, serta output pelatihan yang belum sepenuhnya memberikan manfaat signifikan bagi peserta dalam memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pelatihan kerja oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Lima Puluh Kota dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan fokus pada pelaksanaan pelatihan, peningkatan kompetensi peserta, serta faktor pendukung dan penghambat program pelatihan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai implementasi program pelatihan kerja di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Lima Puluh Kota, Dalam pendekatan ini, peneliti berperan sebagai instrumen utama yang berinteraksi langsung dengan informan untuk memperoleh data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara sistematis sehingga menghasilkan gambaran yang komprehensif dan kontekstual mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program pelatihan kerja telah berjalan cukup baik dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja daerah. Program pelatihan dilaksanakan melalui kombinasi metode teori dan praktik dengan dukungan instruktur yang kompeten. Pelatihan yang diberikan mampu meningkatkan keterampilan dan kompetensi teknis peserta, bahkan sebagian peserta telah mampu membuka usaha mandiri maupun memperoleh pekerjaan sesuai bidang pelatihan. Faktor pendukung program meliputi dukungan anggaran, sarana pelatihan, serta dukungan pemerintah daerah. Sementara itu, faktor penghambat meliputi rendahnya motivasi sebagian peserta, keterbatasan kualitas sumber daya manusia, serta belum optimalnya pembaruan sarana dan pendampingan pasca pelatihan.

5 dilihat · 9 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QUR'AN DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR'AN SYECH AHMAD CHATIB AL-MINANGKABAWI KEC. AMPEK ANGKEK KAB. AGAM

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Saipul Anwar, 2020. Implementasi Program Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Syech Ahmad Chatib al-Minangkabawi Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam. Tesis, Program Studi Pendidikan Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Implementasi program pembelajaran tahfidz Al-Qur’an sangat penting dalam mewujudkan santri yang memiliki kompetensi rabbani dan mempertajam aqidah serta memiliki nilai-nilai kepribadian yang berlandaskan pada Al-Qur’an. Program pembelajaran tahfidz inilah yang memberikan pembelajaran pada santri untuk lebih disiplin, mandiri bertanggungjawab. Pondok pesantren tahfidzul Qur’an Syech Ahmad Chatib al-Minangkabawi dapat melaksanakan cita-cita dari pendiri pondok Pesantren untuk mengangkat nama besar Syech Ahmad Chatib al-Minangkabawi, beliau adalah seorang ulama Minangkabau yang hafal Al-Qur’an dan pernah menjadi Imam besar di Masjidil Haram. Kualitas keilmuan beliau inilah menjadi pemopang semangat pondok pesantren ini dalam mewujudkan kembali kader-kader ulama yang memahami Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman hidupnya, beraqidah yang lurus dan kokoh. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan bagaimana implementasi program pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di masa Covid 19. Adapun implementasi program pembelajarn tahfidz Al-Qur’an dalam tesis ini meliput: Tempat pelaksanaan program pembelajar tahfidz Al-Qur’an, Implementasi pembelajaran tahfidz di masa Covid 19, Langkah-langkah pembelajaran tahfidz Al-Qur’an dalam mencapai target, Metode pembelajaran tahfidz Al-Qur’an yang digunakan dan Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di wabah Covid 19. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan dipilih dengan menggunakan tekhnik “Purposive Sampling” yaitu memilih dan menetapkan beberapa orang anggota guru tahfidz yang dianggap memahami tentang fenomena yang diteliti. Mereka terdiri dari Pimpinan Pondok Pesantren, Kepala Sekolah, Guru tahfidz Al-Qur’an dan santri. Data yang diperoleh dianalisis dengan menyusun, menghubungkan, mereduksi serta menarik kesimpulan. Keabsaan data diperiksa melalui tekhnik trianggulasi. Setelah penulis mengadakan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa: 1) Program pembelajaran tahfidz Pondok Pesantren Syech Ahmad Chatib al-Minangkabawi ditargetkan 10 juz untuk tingkat Mts/SMP dan 10 Juz untuk tingkat Aliyah/ SMA atau dalam waktu 6 tahun target hafalan santri 20 Juz dan pilihan 30 Juz untuk tingkat Salafiyah Wustha. 2) Jadwal Pelaksanaan Program pembelajaran tahfidz ada dua waktu, pertama, Maghrib antara sesudah sholat maghrib sampai menjelang sholat isya ( 18.40- 19.50), Sesudah Isya’ (20.15 -10.00) dan Shubuh dari (04.30- 06.50), ada menambah hafalan baru, muraja’ah hafalan. Kedua, di jam sekolah formal pagi (KBM) di Lokal untuk pendalaman materi tahsinul Qur’an. 3) Metode yang digunakan dalam Pembelajaran bervariasi namum metode yang umum digunakan di Pondok Pesantren adalah metode talaqqi dan juga metode Modrn yang digunakan dalam masa Covid 19. 4) Jenis evaluasi yang digunakan adalah Evaluasi formastif dan Evaluasi Sumatif. 5) kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan pembelajaran tahfidz Al-Qur’an dimasa Covid 19 ditiadakannya jam tatap muka KBM, sehingga proses hafalan dan setoran ayat hanya dapat dilakukan dengan metode during melalu video Call, WA Grup, dan Zoom meeting yang sudah dibentuk melalui grup wali kelas masing-masing.

10 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail