Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Baso
Siti Noor Diana / 2421079 / 2025: “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Baso” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Hal ini terlihat dari hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum mampu menyelesaikan soal-soal matematika yang menuntut kemampuan berpikir kritis secara optimal. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut adalah model pembelajaran Problem Posing. Model ini menuntut siswa untuk aktif mengajukan dan menyelesaikan masalah sehingga mampu melatih kemampuan berpikir kritisnya. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah Apakah model pembelajaran problem posing berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X di SMA Negeri 1 Baso? Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat model pembelajaran problem posing berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X di SMA Negeri 1 Baso. Hipotesis dalam penelitian adalah terdapat pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran problem posing terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X di SMA Negeri 1 Baso”. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Baso yang terdiri dari tiga kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling sehingga diperoleh kelas X.1 sebagai kelas eksperimen dan X.3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan berpikir kritis matematis yang mencakup empat indikator, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Data dianalisis menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5% setelah dilakukan uji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil analisis data tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada taraf nyata \alpha=0,05 dengan menggunakan uji-t, diperoleh t_{hitung}=3,371 dan t_{tabel}=1,667 dimana t_{hitung}>t_{tabel}. Sedangkan dengan menggunakan software minitab diperoleh {P-}_{value}=0,001 yang artinya {P-}_{value}\alpha dengan taraf nyata \alpha=0,05, sehingga berdasarkan hasil tersebut tolak H_0 dan terima H_1, serta hasil tersebut terdapat pengaruh yang signifikan. Karena adanya perbedaan tersebut, jadi dapat disimpulkan bahwa “Terdapat pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran problem posing terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X di SMA Negeri 1 Baso”. Kata Kunci: Problem Posing, Kemampuan Berpikir Kritis Matematis, Pembelajaran Matematika