Peran Pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) Dalam Pembinaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Modern Dinniyah Pasia
ABSTRAK Rahmah Husna, BP 2112.073, skripsi yang berjudul, “Peran Pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) Dalam Pembinaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Modern Dinniyah Pasia”. Konsentrasi Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIN Bukittinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pembiaan akhlak santriwati melalui organisasi pelajar pondok modern (OPPM) di Pondok Pesantren Modren Diniyyah Pasia. Adapun pembinaan akhlak ini khusus dilakukan oleh pengurus OPPM bagian keamanan, karena bagian keamana merupakan bagian yang sangat berperan penting dalam membina akhlak santriwati. Latar belakang penulisan skripsi ini adalah melihat dari gambaran akhlak santriwati PondokPesantren Modern Diniyyah Pasia yang sering melanggar aturan, aturan yang dilanggar berkenaan dengan akhlak, terlihat santriwati yang terlambat datang ke masjid untuk melaksanakan shalat fardhu berjamaah, santriwati yang menggunakan barang yang bukan miliknya, santriwati yang membuang nasi dan sambal ke tempat sampah dalm arti kata mubazir, santriwati yang menggmbil jatah sambal lebih dari yang ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pembiaan akhlak santriwati melalui organisasi pelajar pondok modern (OPPM) di Pondok Pesantren Modren Diniyyah Pasia. Adapun pembinaan akhlak ini khusus dilakukan oleh pengurus OPPM bagian keamanan, karena bagian keamanan merupakan bagian yang sangat berperan penting dalam membina akhlak santriwati. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan field research dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan obsrvasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan teknik analisis deskriptif yaitu mendeskripsikan dan menganalisis data yang menjadi fokus dalam penelitian yang akan digambarkan melalui kata-kata. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pembinaan akhlak santriwati melalui pengurus OPPM bagian keamanan menggunakan empat macam metode pembinaan akhlak, diantaranya yaitu: metode keteladanan yang baik, metode pembiasan akhlak yang baik, metode memberi pembelajaran atau nasehat, metode memberi reward dan punishman atau hadiah dan hukuman. Pada penelitian ini terlihat pembinaan akhlak santriwati melalui organisasi peljar pondok modern OPPM berjalan dengan kurang maksimal.