Abstrak
Siswa masih mengalami kesulitan dalam melihat kaitan antara satu topik matematika, baik dengan topik matematika lainnya maupun dengan disiplin ilmu lain dan dengan kehidupan sehari-hari dalam proses pembelajaran matematika di kelas. Hal ini dikarenakan unsur koneksi dalam pembelajaran jarang dimunculkan. Melihat kenyataan tersebut, maka perlu penggunaan strategi yang tepat untuk meningkatkan kemampuan koneksi siswa salah satunya penggunaan mind mapping. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan rancangan Pretest-posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA SMAN 10 Padang dengan sampel kelas XI IPA4. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes awal, problem sheet berisi mind map, dan tes akhir pada materi limit dan turunan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan menggunakan statistika inferensial berupa uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematika siswa lebih baik dibandingkan sebelumnya. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa kemampuan koneksi matematika siswa meningkat setelah pembelajaran menggunakan mind mapping.