Abstrak
Skripsi ini berjudul "Strategi Rumah BUMN dalam Mengembangkan UMKM Kopi Sabuko Amai di Bukittinggi" ditulis oleh Abdul Azis dengan NIM. 3722246, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih belum optimalnya strategi Rumah BUMN Bukittinggi dalam mengembangkan UMKM Kopi Sabuko Amai. Permasalahan yang dihadapi meliputi rendahnya promosi dan pemasaran digital, belum tertatanya manajemen keuangan usaha, keterbatasan inovasi produk dan kemasan, serta menurunnya volume penjualan dan omzet usaha dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat dari Rumah BUMN melalui pembinaan, pendampingan, pelatihan, dan digitalisasi usaha agar mampu meningkatkan daya saing serta keberlanjutan UMKM Kopi Sabuko Amai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti memperoleh data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, triangulasi, verifikasi, dan penarikan kesimpulan sehingga diperoleh gambaran yang utuh mengenai strategi Rumah BUMN dalam mengembangkan UMKM Kopi Sabuko Amai di Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah BUMN Bukittinggi telah melaksanakan strategi pengembangan UMKM melalui pelatihan kewirausahaan, pendampingan manajemen usaha, pelatihan pemasaran digital, pembinaan pengelolaan keuangan, pengembangan kualitas produk dan kemasan, fasilitasi promosi melalui pameran, serta memperluas akses kemitraan dan pembiayaan. Strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha, memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jaringan pemasaran. Namun demikian, pelaksanaan strategi masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku usaha, keterbatasan kapasitas produksi, serta persaingan usaha yang semakin ketat. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi yang tepat diterapkan adalah Strategi SO (Strengths–Opportunities) dengan memanfaatkan kekuatan internal dan peluang eksternal untuk meningkatkan daya saing, memperluas pasar, meningkatkan inovasi produk, memperkuat pemasaran digital, serta mewujudkan keberlanjutan UMKM Kopi Sabuko Amai di Kota Bukittinggi.