Abstrak
Karya ilmiah ini berjudul “Strategi Dakwah Ustaz Sirjon dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Agama Masyarakat di Kecamatan Dua Koto”. Skripsi tersebut disusun oleh Deliana, NIM 4322011, mahasiswa Program Studi Komunikasi serta Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, serta Dakwah, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Pesan keagamaan tidak selalu dapat diterima masyarakat secara serta-merta. Atas dasar itu, kajian tersebut diarahkan untuk menguraikan rancangan penyampaian dakwah yang beliau terapkan sekaligus mengenali berbagai keadaan yang mendukung maupun menghambat pelaksanaannya. Keadaan ini menuntut seorang da'i guna memaknai karakter mad'u, memilih pendekatan yang selaras, dan mengemas materi secara tepat agar nilai Islam tidak berhenti sebagai informasi, tetapi menjadi pedoman berpikir, bersikap, dan bertindak. Ustaz Sirjon dipahami sebagai tokoh agama yang menyesuaikan penyampaian dakwahnya dengan kebutuhan warga Kecamatan Dua Koto. Kajian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif dengan corak deskriptif. Bahan empiris penelitian dihimpun dengan perantaraan pengamatan langsung, dokumentasi, serta wawancara semi-terstruktur secara mendalam kepada informan yang mengetahui aktivitas dakwah Ustaz Sirjon di Kecamatan Dua Koto. Seluruh data kemudian dianalisis dengan memanfaatkan kerangka rancangan penyampaian dakwah Abu Al-Fath Al-Bayanuni. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa dakwah Ustaz Sirjon memadukan strategi sentimentil (al-manhaj al-'athifi), rasional (al-manhaj al-'aqli), dan inderawi (al-manhaj al-hissi). Ketiganya diwujudkan dengan perantaraan ceramah, dialog, tanya jawab, pemberian contoh, praktik ibadah, serta keteladanan sikap yang meninggalkan kesan pada jamaah. Penyelenggaraan kegiatan dakwah didukung oleh tersedianya fasilitas pengajian dan tumbuhnya kesadaran Ustaz Sirjon bersama jamaah mengenai pentingnya mempelajari agama. Adapun hambatan yang dijumpai mencakup perubahan cuaca, kelelahan da'i dan mad'u, munculnya agenda sosial secara mendadak, serta terbatasnya sarana transportasi menuju tempat pengajian.