Abstrak
Skripsi ini disusun oleh Masyithoh Hasibuan, Nim 3222173, Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Penelitian ini berjudul "Analisis Kesejahteraan Masyarakat di Desa Sitardas, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara Perspektif Ekonomi Islam". Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak keberadaan PT. Cahaya Pelita Andhika terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Sitardas dengan menggunakan perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan PT. Cahaya Pelita Andhika yang beroperasi di Desa Sitardas, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Kehadiran perusahaan memberikan perubahan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, baik melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, maupun berkembangnya aktivitas usaha masyarakat. Namun demikian, peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, melainkan juga perlu dikaji berdasarkan perspektif Ekonomi Islam yang menekankan tercapainya kemaslahatan (maslahah), keadilan, dan keseimbangan antara aspek material dan spiritual. Metode penelitian metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan kepada pihak manajemen perusahaan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Sitardas. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling karena responden dipilih berdasarkan keterlibatan dan pengetahuan mereka terhadap keberadaan PT. Cahaya Pelita Andhika. Selanjutnya, data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kesejahteraan masyarakat di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum berdirinya PT. Cahaya Pelita Andhika, pendapatan masyarakat Desa Sitardas masih rendah, mayoritas bekerja sebagai nelayan dan petani dengan penghasilan yang tidak menentu serta keterbatasan akses infrastruktur yang menjadi penghambat aktivitas ekonomi. Kehadiran perusahaan membuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan akses jalan desa, sehingga pendapatan masyarakat meningkat, lapangan pekerjaan bertambah, serta berkontribusi pada peningkatan taraf pendidikan dan kesejahteraan secara umum. Dari perspektif ekonomi Islam, perbaikan ini sejalan dengan prinsip-prinsip kesejahteraan yang mencakup pendapatan halal, keadilan, dan kemaslahatan masyarakat.