Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Analisis Implementasi Konsep Green Banking pada Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus: Koperasi Konsumen Syariah BMT Agam Madani Nagari Kamang Mudiak Lamo Kec. Kamang Magek Kab. Agam)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Perbankan Syariah•8 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul “Analisis Implementasi Konsep Green Banking pada Lembaga Keuangan Syariah di Koperasi Konsumen Syariah BMT Agam Madani Nagari Kamang Mudiak Lamo Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam” yang disusun oleh Silmi Kaffa, NIM 3322067, Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum terintegrasinya penerapan konsep green banking secara formal dan sistematis di Koperasi Konsumen Syariah BMT Agam Madani sehingga sebagian indikator green banking belum diterapkan secara optimal. Selain itu, kajian mengenai implementasi green banking pada lembaga keuangan syariah, khususnya di BMT Agam Madani, masih terbatas. Di sisi lain, pertumbuhan jumlah nasabah pembiayaan yang masih fluktuatif mengindikasikan bahwa implementasi green banking, terutama pada pembiayaan ramah lingkungan dan layanan berkelanjutan, belum optimal dalam mendukung keberlanjutan lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konsep green banking serta mengetahui kendala dan tantangan yang dihadapi dalam penerapannya di Koperasi Konsumen Syariah BMT Agam Madani Nagari Kamang Mudiak Lamo Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas manajer, bendahara, dan ada beberapa orang nasabah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konsep green banking di Koperasi Konsumen Syariah BMT Agam Madani telah diterapkan melalui penghematan energi listrik (carbon emission), pemanfaatan kembali aset yang masih layak pakai (reuse dan refurbish), penggunaan teknologi untuk mengurangi pemakaian kertas (paperless), serta terciptanya lingkungan kerja yang bersih dan nyaman (green building). Namun, penerapan green rewards dan green investment belum terlaksana secara optimal sehingga implementasi green banking masih perlu ditingkatkan. Kendala implementasi green banking meliputi belum adanya kebijakan khusus mengenai green banking, keterbatasan pemanfaatan teknologi digital, pengelolaan limbah yang masih sederhana, serta kurangnya pemahaman dan sosialisasi kepada karyawan maupun nasabah. Selain itu, belum adanya program green rewards sebagai bentuk apresiasi terhadap perilaku ramah lingkungan dan belum diterapkannya green investment menunjukkan bahwa implementasi green banking masih belum berjalan secara optimal dan menyeluruh.

Kata kunci

Green Banking, Lembaga Keuangan Syariah, BMT, Keberlanjutan Lingkungan.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Implementasi Konsep Green Banking pada Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus: Koperasi Konsumen Syariah BMT Agam Madani Nagari Kamang Mudiak Lamo Kec. Kamang Magek Kab. Agam)2026 · oai:ais:skripsi:21446

Publikasi terkait