Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

OPTIMALISASI PENERAPAN GREEN BANKING SEBAGAI PEMBIAYAAN PRODUKTIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MANAJEMEN RISIKO PADA BANK SYARIAH (Studi Kasus Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2019-2021)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Perbankan Syariah•5 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Optimalisasi Penerapan Green Banking Sebagai Pembiayaan Produktif Dalam Meningkatkan Kemampuan Manajemen Risiko Pada Bank Syariah (Studi Kasus Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2019-2021)” yang disusun oleh Veronika Lovela Nim 3319.352, Mahasiswa Program Studi S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya peningkatan Gas Emisi Rumah Kaca dan perubahan iklim, dimana sektor perbankan tidak dapat dilepaskan dari persoalan degradasi lingkungan walaupun tidak tergolong sebagai penyumbang pencemaran lingkungan yang tinggi. Oleh sebab itu, diperlukan konsep Green Banking dalam rangka menekan degradasi lingkungan terutama dalam penyaluran pembiayaan. Namun, pada nyatanya Bank Umum Syariah di Indonesia belum sepenuhnya menerapkan konsep Green Banking terutama dalam memberikan pembiayaan. Penerapannya hanya sebatas kebijakan dan slogan saja, masih banyak bank yang memberikan pembiayaan pada proyek yang dapat merusak lingkungan, selain itu regulasi khusus terkait penerapan green banking di Indonesia belum ada sehingga membuat sektor perbankan kurang berminat dalam mendukung gerakan Green Banking. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Green Banking pada Bank Umum Syariah di Indonesia, untuk mengetahui optimalisasi penerapan Green Banking pada Bank Umum Syariah di Indonesia, dan untuk mengetahui penerapan Green Banking dalam memberikan pembiayaan produktif yang nantinya akan dapat meminimalkan risiko bank. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melihat laporan keberlanjutan dan laporan tahunan pada website masing-masing Bank Umum Syariah, teknik pengumpulan data dilakukan dengan purposive sampling dimana sampel yang diambil adalah Bank Umum Syariah yang terdaftar di OJK pada tahun 2019-2021 yaitu sebanyak 15 bank, dan terdapat 11 Bank Umum Syariah yang memenuhi kriteria penelitian. Data yang dikumpulkan dianalisis berdasarkan enam indikator pengungkapan green banking disebut dengan Green Coin Rating atau peringkatan koin hijau pada masing-masing Bank Umum Syariah. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa sebanyak sebelas Bank Umum Syariah yang titeliti dalam menerapkan praktek green banking, terdapat tiga bank yang paling optimal dan menunjukkan konsistensinya dalam menerapkan konsep green banking yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Aceh Syariah dan BTPN Syariah. Terdapat enam bank yang membuat kebijakan dalam memberikan pembiayaan produktif ramah lingkungan yaitu Bank Aceh Syariah, Bank Muamalat Indonesia, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Bank Panin Dubai Syaria dan BCA Syariah.

Kata kunci

Kata kunci: Green Banking, Pembiayaan Produktif, Manajemen Risiko

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1OPTIMALISASI PENERAPAN GREEN BANKING SEBAGAI PEMBIAYAAN PRODUKTIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MANAJEMEN RISIKO PADA BANK SYARIAH (Studi Kasus Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2019-2021)2023 · oai:ais:skripsi:12307

Publikasi terkait