Abstrak
Penelitian ini dilakukan oleh Vina Febriani (2621117), mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, dengan judul “Pengaruh Generative AI (Artificial Intelligence) Berbasis Large Language Models (LLMs) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi”. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena adopsi platform AI yang berisiko menurunkan daya nalar analitis dan orisinalitas gagasan mahasiswa akibat ketergantungan jawaban instan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan AI terhadap kemampuan berpikir kritis secara parsial, kemampuan berpikir kreatif secara parsial, serta terhadap kedua variabel kemampuan berpikir tersebut secara simultan pada mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2022–2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif melalui survei cross-sectional. Populasi berjumlah 562 orang, dengan sampel 234 responden melalui rumus Slovin dan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan via kuesioner skala Likert, lalu dianalisis menggunakan regresi linear Ordinary Least Squares (OLS) dan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) berbantuan SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori sedang untuk variabel penggunaan AI (102 orang), berpikir kritis (88 orang), dan berpikir kreatif (95 orang). Uji regresi OLS membuktikan pengaruh positif dan signifikan penggunaan AI terhadap berpikir kritis (t hitung) = 7,568 > (t tabel) = 1,970; p = 0,000; (R2) = 19,8%) dan berpikir kreatif (t hitung) = 18,418 > (t tabel) = 1,970; p = 0,000; (R2) = 59,4%). Selanjutnya, uji MANOVA melalui parameter Wilks' Lambda mengonfirmasi pengaruh signifikan secara simultan dari penggunaan AI terhadap kedua variabel tersebut secara serempak (Λ = 0,232; F = 4,720; df = 86; p = 0,000) dengan kontribusi ukuran efek multivariat sebesar 76,8%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Penelitian ini menegaskan bahwa pengintegrasian platform Artificial Intelligence (AI) secara tepat berkontribusi nyata dalam mengoptimalkan kapasitas berpikir kritis dan kreatif mahasiswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi mahasiswa untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi guna mengoptimalkan kapasitas kognitif mahasiswa