Abstrak
Rida Dwi Cahyani NIM. 2122145 Skripsi “Kolaborasi Guru PAI dan Guru BK dalam Menanamkan Nilai Akhlakul Karimah pada Forum Annisa di SMK Negeri 2 Padang Panjang.” Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya peserta didik yang belum menerapkan nilai-nilai akhlakul karimah secara konsisten, yang ditunjukkan melalui perilaku kurang disiplin, kurang bertanggung jawab, kurang menghormati guru, kurang jujur, kurang menjaga adab berpakaian, dan kurang santun dalam berinteraksi. Kondisi tersebut mendorong perlunya kolaborasi antara Guru PAI dan Guru BK melalui Forum Annisa sebagai wadah pembinaan karakter dan keagamaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kolaborasi serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat kolaborasi Guru PAI dan Guru BK dalam menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah pada Forum Annisa di SMK Negeri 2 Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan Penelitian lapangan (Field Research), Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan utama dalam penelitian ini adalah Guru PAI dan Guru BK, Sedangkan Informan pendukung adalah Peserta didik yang mengikuti Forum Annisa, Wakil kesiswaan, Kepala sekolah SMK Negeri 2 Padang Panjang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan keabsahan data diuji menggunakan teknik tringulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi Guru PAI dan Guru BK dalam menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah melalui Forum Annisa dilaksanakan melalui penyusunan program bersama, pembagian peran sesuai kompetensi, pelaksanaan kegiatan terpadu, komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan, keteladanan, serta evaluasi program. Kolaborasi tersebut memberikan kontribusi positif terhadap pembinaan akhlakul karimah peserta didik. Keberhasilannya didukung oleh komunikasi yang efektif, kesamaan tujuan, dukungan sekolah, pembagian tugas yang jelas, dan sarana yang memadai, sedangkan kendalanya meliputi perbedaan karakter peserta didik, rendahnya partisipasi, pengaruh lingkungan dan media sosial, keterbatasan waktu, serta evaluasi bersama yang belum optimal.