Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul "Pelaksanaan Program Calon Pengantin Menanam Berdampak di KUA Payakumbuh Selatan dalam Perspektif Maslahah Mursalah", yang ditulis oleh Mardiati NIM 1122133, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah), Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh diluncurkannya Program Calon Pengantin Menanam Berdampak (Catin Nampak) oleh Kanwil Kemenag Sumatera Barat pada tanggal 6 Oktober 2025 yang mewajibkan calon pengantin menanam pohon berbuah sebelum akad nikah sebagai wujud tanggung jawab sosial ekologis. Karena tidak terdapat nash yang secara eksplisit mengatur kewajiban tersebut, program ini dikaji melalui perspektif maslahah mursalah guna menilai kesesuaiannya dengan tujuan syariat Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan normatif-yuridis Islam. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan penghulu KUA Payakumbuh Selatan, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Catin Nampak dilaksanakan melalui tiga tahapan: pemberian arahan penyiapan bibit saat pendaftaran nikah, penanaman pohon di masjid terdekat didampingi petugas KUA, dan prosesi penanaman langsung oleh calon pengantin. Program ini telah berjalan konsisten sejak Oktober hingga Desember 2025. Ditinjau dari perspektif maslahah mursalah, program ini memenuhi tiga syarat jumhur ulama, yaitu sejalan dengan kehendak syara' karena Islam menganjurkan pelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab umat manusia, bersifat rasional dan terbukti manfaatnya secara empiris, serta menyangkut kepentingan orang banyak. Kata Kunci: Catin Nampak, Program Penanaman Pohon, KUA Payakumbuh Selatan, Maslahah Mursalah