2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul "Pelaksanaan Program Calon Pengantin Menanam Berdampak di KUA Payakumbuh Selatan dalam Perspektif Maslahah Mursalah", yang ditulis oleh Mardiati NIM 1122133, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah), Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh diluncurkannya Program Calon Pengantin Menanam Berdampak (Catin Nampak) oleh Kanwil Kemenag Sumatera Barat pada tanggal 6 Oktober 2025 yang mewajibkan calon pengantin menanam pohon berbuah sebelum akad nikah sebagai wujud tanggung jawab sosial ekologis. Karena tidak terdapat nash yang secara eksplisit mengatur kewajiban tersebut, program ini dikaji melalui perspektif maslahah mursalah guna menilai kesesuaiannya dengan tujuan syariat Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan normatif-yuridis Islam. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan penghulu KUA Payakumbuh Selatan, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Catin Nampak dilaksanakan melalui tiga tahapan: pemberian arahan penyiapan bibit saat pendaftaran nikah, penanaman pohon di masjid terdekat didampingi petugas KUA, dan prosesi penanaman langsung oleh calon pengantin. Program ini telah berjalan konsisten sejak Oktober hingga Desember 2025. Ditinjau dari perspektif maslahah mursalah, program ini memenuhi tiga syarat jumhur ulama, yaitu sejalan dengan kehendak syara' karena Islam menganjurkan pelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab umat manusia, bersifat rasional dan terbukti manfaatnya secara empiris, serta menyangkut kepentingan orang banyak. Kata Kunci: Catin Nampak, Program Penanaman Pohon, KUA Payakumbuh Selatan, Maslahah Mursalah
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tuti Mardiati (2415.070): “Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) Di Kelas VIII SMPN 1 Kec. Gunuang Omeh Kab. Lima Puluh Kota”. Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII di SMPN 1 Kec. Gunuang Omeh Kab. Lima Puluh Kota, hal ini terlihat dari banyaknya rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada ulang harian 1 dibawah 62,5, dimana persentase kemampuan berpikir kritis siswa dibawah 62,5 berkisar 69,23% sampai 77,78%. Berdasarkan kategori persentase kemampuan berpikir kritis matematis adaptasi setyowati dalam jurnal karim rata-rata tersebut dikategorikan rendah. Hal ini diduga penyebab rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa adalah proses pembelajaran yang berpusat pada guru, dimana siswa hanya sebagai pendengar tanpa mengeksplor kemampuan mereka. Sehingga kemampuan dan pola pikir siswa kurang terasah. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti mencoba melakukan penelitian dengan menerapkan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan pendekatan Pendidikan Matematika realistik (PMR) lebih baik daripada kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII di SMPN 1 kec. Gunuang Omeh Kab. Lima Puluh Kota. Hipotesis dari penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan pendekatan pendidikan matematika realistik (PMR) lebih baik daripada kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMPN 1 Kec. Gunuang Omeh Kab. Lima Puluh Kota. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Statistic Group Comparison Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMPN 1 kec. Gunuang Omeh Kab. Lima Puluh Kota tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 80 orang siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII1 sebagai kelas kontrol. Data penelitian diperoleh dari tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Hasil tes akhir dihitung menggunakan uji-t diperoleh thitung = 3,45 dan ttabel = 1,67 dimana t_(hitung )> t_tabel. Jadi dapat disimpulkan bahwa “Kemampuan Berpikir kritis Matematis siswa dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) lebih baik daripada kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII di SMPN 1 Kec. Gunuang Omeh Kab. Lima Puluh Kota”.