Abstrak
Tesis ini yang berjudul “Pengaruh Sarana Prasarana Dan Sumber Daya Manusia Terhadap Kualitas Layanan Pendidikan Di Sekolah Islam Al Azhar Bukittinggi” Disusun oleh Rhafiiqul Azhari Karim 10224018, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Pascasarjana, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya sarana prasarana dan sumber daya manusia. Kualitas layanan pendidikan yang baik menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan pendidikan dalam memenuhi kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sarana prasarana terhadap kualitas layanan pendidikan, pengaruh sumber daya manusia terhadap kualitas layanan pendidikan, serta pengaruh sarana prasarana dan sumber daya manusia secara bersama-sama terhadap kualitas layanan pendidikan di Sekolah Islam Al Azhar Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden penelitian. Sampel penelitian terdiri atas peserta didik tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Sekolah Islam Al Azhar Bukittinggi. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier berganda dengan didukung uji hipotesis parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (Adjusted R Square) untuk mengetahui besarnya pengaruh antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana prasarana dan sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan pendidikan dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan pendidikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa pengaruh sarana prasarana dan sumber daya manusia terhadap kualitas layanan pendidikan pada tingkat Sekolah Dasar sebesar 22,9%, sedangkan pada tingkat Sekolah Menengah Pertama sebesar 73,9%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan pendidikan dapat dilakukan melalui optimalisasi sarana prasarana dan pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.