Abstrak
Skripsi ini disusun oleh Tika Musliha, NIM 2122123, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2026, dengan judul “Kontribusi Self-regulated learning terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Bukittinggi”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang diduga berkaitan dengan kemampuan self-regulated learning siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat self-regulated learning, tingkat keaktifan belajar siswa, serta kontribusi self-regulated learning terhadap keaktifan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal komparatif. Sampel penelitian berjumlah 135 siswa kelas VII SMP Negeri 3 Bukittinggi yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi Product Moment, dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) self-regulated learning siswa berada pada kategori sedang dengan persentase 83,70%; (2) keaktifan belajar siswa berada pada kategori sedang dengan persentase 88,89%; dan (3) self-regulated learning memiliki kontribusi positif dan signifikan terhadap keaktifan belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,892 dan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,795. Hal ini menunjukkan bahwa self-regulated learning memberikan kontribusi sebesar 79,5% terhadap keaktifan belajar siswa, sedangkan 20,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan self-regulated learning dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.