Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Arak Iriang di jorong V Pertemuan kecamatan Mapat Tunggul Selatan kabupaten Pasaman

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•4 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul "Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Arak Iriang di jorong V Pertemuan kecamatan Mapat Tunggul Selatan kabupaten Pasaman" yang ditulis oleh Pera Muliani (NIM: 2121202), Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 2025 M/ 1447 H. Penelitian ini yang dilatarbelakangi oleh keunikan budaya yang ada di dalam tradisi Arak Iriang di jorong V Pertemuan yang mana dalam perkembangan arus globalisasi yang semakin meningkat dari segi perkembangan zamannya, saat sekarang ini sudah banyak daerah-daerah yang sudah tercemari oleh budaya luar yang mengakibatkan daerah tersebut goyah akan adat istiadat yang telah ditinggalkan oleh leluhurnya, akan tetapi berbeda dengan masyarakat jorong V Pertemuan disana mereka masih melestarikan adat istiadat yang sudah berkembang dari zaman dahulu. Dan juga masih melekatnya nilai-nilai pendidikan Islam seperti akhlak, religius dan spiritual, dakwah dan ukhwah (persaudaraan) disetiap lapiran tradisi Arak Iriang yang ada di jorong V Pertemuan. Yang mana didalam tradisi tersebut berlandaskan kepada falsafah Minangkabau yaitu “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kibabullah”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Datuk Bagindo Bosa selaku ketua adat, tokoh agama, ninik mamak, dan beberapa masyarakat yang terlibat langsung dalam pelaksanaan tradisi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menjaga keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Arak Iriang di Jorong V Pertemuan merupakan bentuk pelestarian adat Minangkabau yang berpijak pada falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”. Adat dan agama tampak berpadu dalam setiap prosesi, seperti pemasangan Gagobah, Badikia, khutbah di tengah padang, jalang-manjalang, dan basilek, yang semuanya mencerminkan keharmonisan antara nilai budaya dan nilai keislaman, tetapi juga mengandung empat nilai utama pendidikan Islam, yaitu: nilai pendidikan akhlak, nilai pendidikan religius dan spiritual, nilai pendidikan dakwah, nilai pendidikan ukhuwah (persaudaraan).

Kata kunci

Nilai-nilai Pendidikan Islam, Tradisi, Arak Iriang

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Arak Iriang di jorong V Pertemuan kecamatan Mapat Tunggul Selatan kabupaten Pasaman2026 · oai:ais:skripsi:18987

Publikasi terkait