Abstrak
Abstrak Sektor pertanian merupakan sektor yang berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi yang bertujuan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, Nagari Sungai Pua menjadi lokasi yang sangat strategis untuk kegiatan pertanian khususnya Sayuran. Dalam pertanian luas lahan mempengaruhi besarnya produksi sayur yang dihasilkan. Begitu juga dengan Jumlah produksi Produksi yang tinggi, jika diiringi dengan kualitas yang baik dan permintaan pasar yang stabil, akan meningkatkan pendapatan, namun pada penelitian ini dihadapkan beberapa masalah seperti luas lahan dan jumlah produksi mengalami penurunan, pendapatan dari bertani Sayuran tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari, kondisi beberapa rumah petani sayuran bersifat semi permanen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kesejahteraan ekonomi Petani Sayuran di Nagari Sungai Pua Kecamatan Sungai Pua Kabupaten Agam menurut Perspektif Ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan yaitu Data primer yang diperoleh melalui penggunaan kuesioner dan sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Pemerintah Nagari Sungai Pua, dan Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Sungai Pua. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian menggunakan analisis Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam indikator pendapatan rumah tangga, petani sayuran di Nagari Sungai Pua belum sejahtera. Sedangkan dalam indikator pengeluaran rumah tangga, pendidikan, kesehatan, dan kondisi perumahan petani sayuran di Nagari Sungai Pua sudah sejahtera. Dalam sudut pandang maqashid syariah, petani sayuran di Nagari Sungai Pua sudah sejahtera dengan menjaga prinsip dasar seperti menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga akal, dan menjaga harta