Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Analisis Pengelolaan Wisata Budaya Dalam Mendukung Pelestarian Budaya Lokal (Studi kasus Wisata Kuda Bendi di Kota Bukittinggi )

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pariwisata Syariah•6 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi ini disusun oleh Nurhasanah, NIM 3521004, Program Studi Pariwisata Syariah S1, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini berjudul "Analisis Pengelolaan Wisata Budaya Dalam Mendukung Pelestarian Budaya Lokal (Studi kasus Wisata Kuda Bendi di Kota Bukittinggi)” Wisata budaya memegang peranan penting dalam menjaga identitas dan warisan budaya suatu daerah. Salah satu bentuknya adalah wisata Kuda Bendi di Kota Bukittinggi, yang merupakan moda transportasi tradisional khas Minangkabau dan telah menjadi bagian dari sejarah kota. Namun, dalam perkembangannya, wisata ini menghadapi berbagai tantangan seperti kurangnya promosi digital, tarif yang dianggap mahal oleh wisatawan, serta minimnya pelatihan bagi para kusir dalam memberikan pelayanan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan wisata budaya Kuda Bendi dan mengidentifikasi upaya-upaya pelestarian yang dilakukan dalam mendukung eksistensi budaya lokal di tengah arus modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan teori manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wisata Kuda Bendi masih bersifat informal dan belum ditata secara sistematis. Belum adanya koordinasi yang kuat antar pelaku wisata, lemahnya dukungan dari instansi terkait, serta keterbatasan promosi menjadi hambatan utama. Meskipun demikian, pelaku wisata tetap berupaya melestarikan nilai-nilai budaya melalui tampilan visual bendi, penggunaan atribut tradisional, dan narasi sejarah kepada wisatawan. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya pembenahan sistem pengelolaan wisata Kuda Bendi melalui kolaborasi pemerintah, komunitas, dan pelaku wisata, serta penguatan daya tarik melalui inovasi dan promosi digital. Dengan pengelolaan yang lebih terarah, wisata Kuda Bendi dapat berkontribusi signifikan dalam pelestarian budaya Minangkabau dan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Bukittinggi.

Kata kunci

Wisata Budaya, Pengelolaan, POAC

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Pengelolaan Wisata Budaya Dalam Mendukung Pelestarian Budaya Lokal (Studi kasus Wisata Kuda Bendi di Kota Bukittinggi )2025 · oai:ais:skripsi:18627

Publikasi terkait