Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

MAKNA TEOLOGI PENYEMBELIHAN KERBAU PADA TRADISI BAKAUA DI NAGARI KUNCIR KABUPATEN SOLOK

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Aqidah dan Filsafat Islam•9 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul “Makna Teologi Penyembelihan Kerbau Pada Tradisi Bakaua Di Nagari Kuncir Kabupaten Solok” disusun oleh Jelly Novita Sari, NIM 4521028 Program Studi Aqidah Dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami praktik keagamaan yang hidup dalam tradisi lokal, khususnya tradisi Bakaua di Nagari Kuncir. Ditengah arus modernisasi dan globalisasi, banyak tradisi lokal mengalami pengikisan makna, padahal menyimpan nilai-nilai spiritual yang dalam. Tradisi Bakaua merupakan wujud syukur masyarakat Minangkabau atas nikmat kehidupan serta permohonan perlindungan dari bala, yang diekspresikan melalui penyembelihan Kerbau sebagai simbol pengorbanan dan keberkahan. Penelitian ini mengangkat dua rumusan masalah, yaitu; bagaimana pelaksanaan penyembelihan penyembelihan Kerbau dalam tradisi Bakaua dan apa makna teologi yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan teori semiotika teologi. Pendekatan etnografi digunakan untuk memahami langsung kehidupan masyarakat dan makna simbolik dalam praktik penyembelihan, sementara teori semiotika teologi digunakan untuk membaca simbol-simbol keagamaan yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyembelihan Kerbau dalam tradisi Bakaua bukan sekedar aktivitas budaya, melainkan ekspresi teologis masyarakat terhadap Tuhan. Proses ini dipimpin oleh tokoh agama (Labai) dan melibatkan seluruh unsur masyarakat sebagai bentuk solidaritas sosial dan penguatan spiritual. Simbol-simbol seperti Kerbau, darah, doa, dan pembagian daging memiliki makna teologi sebagai bentuk komunikasi dengan tuhan dan penguatan iman. Melalui pendekatan semiotika teologi, ditemukan bahwa tradisi ini merupakan manifestasi dari kesadaran religius masyarakat yang terintegrasi dalam struktur sosial dan budaya Minangkabau.

Kata kunci

Makna teologi, penyembelihan kerbau, tradisi Bakaua.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1MAKNA TEOLOGI PENYEMBELIHAN KERBAU PADA TRADISI BAKAUA DI NAGARI KUNCIR KABUPATEN SOLOK2025 · oai:ais:skripsi:18556

Publikasi terkait