Abstrak
Sutrisno, NIM: 2618052, Judul Skripsi: “Peran Orang Tua Dalam Mencegah Prilaku menyimpang Remaja Di Desa Alah Air Timur Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulawan Meranti” Peran orang tua sangat penting dalam mencegah perilaku menyimpang pada anak. Perilaku menyimpang merujuk pada tindakan yang tidak sesuai dengan norma sosial, nilai, atau aturan yang berlaku di masyarakat, seperti kenakalan remaja, penggunaan narkoba, kekerasan, atau pelanggaran hukum, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam mencegah perilaku menyimpang remaja di Desa Alah Air Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sejumlah orang tua, tokoh masyarakat, dan remaja di desa tersebut. orang tua memiliki peran penting sebagai pendidik, pengawas, dan teladan bagi anak-anak mereka. Bentuk keterlibatan orang tua yang efektif antara lain dengan menjalin komunikasi yang terbuka, menerapkan disiplin yang konsisten, serta memberikan pemahaman nilai-nilai agama dan sosial. Namun, ditemukan juga beberapa kendala seperti kurangnya waktu orang tua karena pekerjaan serta minimnya pengetahuan tentang pola asuh remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kesadaran dan pengetahuan orang tua mengenai pengasuhan sangat diperlukan untuk mencegah perilaku menyimpang remaja di lingkungan pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa peran orang tua untuk anak usia remaja di desa alah air timur RW 02 RT 03 yaitu peran orang tua terhadap pencegahan prilaku menyimpang diantaranya, bagi orang tua sebagai pembimbing disini diketahui para orang tua membimbing remaja agar terhindar dari prilaku menyimpang dengan cara menasehati dan memberikan arahan kepada remaja, akan tetapi remaja tersebut ketika diberikan nasehat hanya meng iyakan dan selalu bermain game, bagi remaja yang putus sekolah orang tua sebagai fasilitator diketahui tidak semua orang tua bisa memfasilitasi anak sebagaimana orang tua yang berkecukupan dalam memfasilitasi anaknysa, sebagian remaja igin kebutuhanya tercukupi seperti membelikan apa yani iya mau akan tetapi kebanyakan orang tua terkendala dengan biaya dikarenakan rata-rata orang tua hanya bekerja sebagai petani, dan bagi orang tua yang berusaha agar anaknya terhindar dari prilaku menyimoang, orang tua sebagai motifator untuk agar terhindar dari prilaku menyimpang diketahui bahwasanya orang tua memberikan motivasi kepada anaknya dengan memberikan arahan atau dukungan dan juga orang tua meminta anaknya unuk menjauhi prilaku menyimpang dengan tidak berteman kepada anak-anak remaja yang sudah terjerumus prilaku menyimpang di kalangan masarakat tapi nampaknya remaja tidak terlalu mendengarkan orang tuanya. Kata Kunci: peran, perilaku menyimpang.