Abstrak
ABSTRAK Defvi Widya Rilianti, NIM 3721103, Judul Skripsi: "Strategi Bersaing Dalam Meningkatkan Penjualan Berdasarkan Perspsektif Bisnis Syarah (Studi Kasus Pada Grosir Sendal Andovi Aur Kuning Bukittiggi)", Jurusan Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonnomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Persaingan usaha yang semakin kompetitif, khususnya di sektor grosir sandang di Pasar Aur Kuning Bukittinggi, mendorong para pelaku usaha untuk menerapkan strategi bersaing yang efektif guna mempertahankan eksistensi dan meningkatkan penjualan. Salah satu pelaku usaha yang menarik untuk diteliti adalah Grosir Sendal Andovi, yang telah lama beroperasi di pasar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi bersaing yang diterapkan oleh toko tersebut dalam meningkatkan volume penjualannya, serta untuk mengevaluasi kesesuaian strategi yang digunakan dengan prinsip-prinsip bisnis syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung kepada pemilik Grosir Sendal Andovi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teori strategi bersaing yang dikemukakan oleh Fandy Tjiptono, yang mencakup lima dimensi utama, yaitu strategi produk, strategi harga, strategi promosi, strategi distribusi, dan strategi pelayanan. Penelitian ini juga mengaitkan temuan lapangan dengan nilai-nilai utama dalam bisnis syariah seperti kejujuran, amanah, keadilan, dan pelayanan yang ihsan, untuk melihat sejauh mana praktik yang dilakukan sejalan dengan etika bisnis Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Grosir Sendal Andovi telah menerapkan sebagian besar strategi bersaing dengan cukup baik. Strategi produk dilakukan dengan menyediakan berbagai model dan ukuran sandal yang mengikuti tren pasar serta menjaga kualitas melalui pemilihan merek terpercaya. Strategi harga diterapkan melalui pemberian diskon pada saat-saat tertentu, seperti pembukaan toko dan pembelian dalam jumlah besar. Dalam hal pelayanan, toko menunjukkan keramahan dan keterbukaan terhadap keluhan pelanggan. Namun, strategi promosi dan distribusi masih terbatas pada metode tradisional seperti kartu nama dan komunikasi melalui WhatsApp, tanpa pemanfaatan media sosial atau platform digital lainnya.