Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Penerapan ISAK Nomor 35 Dalam Rancangan Penyusunan Laporan Keuangan Untuk Masjid Agung Nurul Islam Kota Sawahlunto

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Akuntansi Syariah•6 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul “Penerapan ISAK Nomor 35 Dalam Rancangan Penyusunan Laporan Keuangan Untuk Masjid Agung Nurul Islam Kota Sawahlunto” ditulis oleh Vina Valia Rahma dengan NIM 3421064, Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2025. Masjid Agung Nurul Islam Kota Sawahlunto jika dilihat berdasarkan kegiatannya atau aktivitasnya bisa dikelompokkan kedalam kelompok masjid modern karna Masjid Agung Nurul Islam Kota Sawahlunto selain sebagai tempat ibadah juga sebagai pusat ekonomi, pendidikan dan kesejahteraan umat. Berdasarkan ISAK 35 yang telah mengatur tentang penyajian laporan keuangan, Masjid Agung Nurul Islam Kota Sawahlunto ini seharusnya sudah menerapkan ISAK nomor 35 dalam penyusunan laporan keuangannya namun pengurus masih menyajikan laporan keuangan berupa kas masuk dan kas keluar saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan ISAK 35 pada Masjid Agung Nurul Islam Kota Sawahlunto Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, melibatkan data primer melalui wawancara dan observasi langsung terkait laporan keuangan masjid serta data sekunder yaitu melalui literatur dan sumber tertulis lainnya yang berkaitan dengan penerapan ISAK Nomor 35 dalam penyajian laporan keuangan pada masjid. Teknik analisis data yang digunakan penulis yaitu deskriptif dengan mengumpulkan data dan informasi dari Masjid Paripurna di Kota Sawahlunto baik berupa informasi keuangan, laporan pertanggung jawaban, foto dokumentasi serta wawancara. Kemudian menganalisis data dan informasi yang diperoleh terutama mengenai informasi keuangan Masjid berdasarkan pedoman ISAK 35. Berdasarkan hasil penelitian, pencatatan keuangan di Masjid Raya Silungkang masih dilakukan secara sederhana, yaitu hanya mencatat transaksi berdasarkan kas masuk dan kas keluar. Belum terdapat proses pengakuan, pencatatan jurnal, maupun penggunaan akun-akun yang mencerminkan kondisi keuangan masjid secara akurat. Selain itu, Masjid Raya Silungkang juga belum menerapkan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan ISAK 35. Setelah dilakukan penyusunan laporan keuangan yang mengacu pada ISAK 35, diperoleh total Laporan Penghasilan Komprehensif sebesar Rp 99.033.000, total Laporan Perubahan Aset Neto sebesar Rp 5.208.466.000 dan Laporan Posisi Keuangan sebesar Rp 5.001.433.000,00

Kata kunci

ISAK 35, Laporan Keuangan Masjid, Masjid Agung Nurul Islam, Penyusunan Laporan Keuangan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Penerapan ISAK Nomor 35 Dalam Rancangan Penyusunan Laporan Keuangan Untuk Masjid Agung Nurul Islam Kota Sawahlunto2025 · oai:ais:skripsi:18138

Publikasi terkait