Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

TIKRAR AL-QUR’AN SURAH AR-RAHMAN (Studi Komparatif Tafsir Al-Misbah dan Al-Qur’anul Karim wa Tafsiruhu)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Al Qur'an dan Tafsir•12 dilihat · 1 unduhan

Abstrak

Jefri Al-Munawir, NIM 4120077, Judul Skrips ; “ Tikrar Al-Qur’an Surah Ar-Rahman ( Studi Komparatif Tafsir Al-Misbah dan Al-Qur’anul Karim Wa Tafsiruhu)”. Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Usuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2025. Penelitian ini membahas tentang tikrar al-Qur’an surah ar-Rahman yang mana pengulangan ayatnya di ulang sebanyak 31 kali, yang mana pengulangan ayat tersebut pasti memiliki arti makna yang berbeda dan selalu terselip sebuah maksud dan tujuan tertentu, Maka penulis berminat untuk mengeksplorasi isi yang tertulis dan yang tersembunyi serta makna dari repetisi dalam setiap kalimatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tafsir al-Misbah dan al-Qur’anul Karim Wa Tafsiruhu dalam menafsirkan tikrar al-Qur’an surah ar-Rahman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan komparatif (muqaran). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan mengetahui perbedaan dan persamaan tikrar al-Qur’an surah ar-Rahman. Manfaat penelitian dapat berguna bagi pengembangan pengetahuan ilmiah dalam bidang Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Temuan yang dapat di ambil dari hasil penelitian mengenai tikrar al-Qur’an surah ar-Rahman menurut tafsir al-Misbah dan tafsir al-Qur’anul Karim Wa Tafsiruhu. Pertama; Quraish Shihab dalam menafsirkan tikrar al-Qur’an surah ar-Rahman membaginya menjadi 4 kelompok sedangkan Kemenag RI dalam menafsirkan tikrar surah ar-Rahman membaginya menjadi 7 kelompok. Kedua ; Kedua tafsir memiliki perbedaan dan persamaan mengenai tikrar al-Qur’an surah ar-Rahman, di antara perbedaanya; 1 ; Quraish Shihab menafsirkan tikrar surah ar-Rahman dengan menggabungkan ayat tikrar sedangkan Kemenag RI menafsirkan dengan memisahkan ayat tikrar, 2 ; Quraish Shihab tidak semua ayat tikrar di tafsirkan sedangkan Kemenag RI semua ayat tikrar di tafsirkan, dan 3 ; Quraish Shihab tidak menjelaskan aspek nikmat tentang hari kiamat, kebinasaan dan siksaan sedangkan Kemenag RI menjelaskan aspek nikmat hari kiamat,kebinasaan dan siksaan. Persamaannya ; 1 ;Menjelaskan tentang nikmat Allah, 2 ; Pentingnya bersyukur, 3 ; Menekankan kesadaran dan akhlak.

Kata kunci

Tikrar, Quraish Shihab dan Kemenag RI

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1TIKRAR AL-QUR’AN SURAH AR-RAHMAN (Studi Komparatif Tafsir Al-Misbah dan Al-Qur’anul Karim wa Tafsiruhu)2025 · oai:ais:skripsi:17887

Publikasi terkait