Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

POSISI RUH DAN KEHIDUPAN MENJELANG KIAMAT MENURUT IBN QOYYIM AL-JAUZIYAH DALAM KITAB AR-RUH (Studi Tafsir Ayat-Ayat Ruh dalam Al-Qur'an)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Al Qur'an dan Tafsir•7 dilihat · 8 unduhan

Abstrak

Irfan Sahputra, NIM 4121038, judul skripsi: Posisi Ruh dan Kehidupan Menjelang Kiamat Menurut Ibn Qoyyim al-Jauziyah dalam Kitab Ar-Ruh (Studi Tafsir Ayat-Ayat Ruh dalam Al-Qur'an). Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 1447 H/2025 M. Perdebatan mengenai hakikat ruh dan nasibnya setelah kematian merupakan diskursus teologis fundamental yang telah berlangsung sejak lama dan masih menjadi misteri bagi banyak kalangan, termasuk para ahli tafsir, tasawuf, dan psikologi. Al-Qur'an sendiri, dalam Surah Al-Isra ayat 85, menegaskan bahwa pengetahuan manusia mengenai ruh sangatlah terbatas dan pada hakikatnya ia adalah urusan Allah semata. Di tengah keterbatasan ini, pemikiran ulama besar Ibn Qayyim al-Jauziyah dalam kitab monumentalnya, Ar-Ruh, hadir sebagai salah satu penjelasan paling komprehensif dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pandangan Ibn Qayyim dengan menjawab dua rumusan masalah utama: pertama, bagaimana hakikat ruh dalam pandangannya, dan kedua, bagaimana posisi serta keadaan ruh di alam barzakh menjelang hari kiamat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian metode kualitatif melalui studi pustaka (library research). Sumber data primer digali langsung dari kitab Ar-Ruh karya Ibn Qayyim al-Jauziyah, serta didukung oleh kitab-kitab tafsir, buku, dan jurnal ilmiah lain sebagai sumber data sekunder. Seluruh data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi yang bersifat deskriptif untuk memaparkan konsep-konsep Ibn Qayyim secara utuh dan terperinci Hasil penelitian yang penulis dapatkan melalui analisis terhadap tafsir ayat-ayat ruh menurut Ibn Qoyyim Al-Jauziyah sebagai berikut: Pertama menurut Ibn Qayyim Al-Jauziyah Qs. Al-isra' ayat 85, ayat ini menunjukkan bahwa pengetahuan tentang hakikat ruh adalah hak prerogatif Allah SWT. Ayat ini adalah jawaban atas pertanyaan orang-orang Yahudi kepada Nabi Muhammad SAW mengenai ruh. menjelaskan bahwa ruh adalah ciptaan Allah yang mulia, yang menjadi esensi kehidupan dan kesadaran manusia. Ayat ini juga menjadi pengingat bagi manusia akan kewajiban mereka untuk bersyukur atas nikmat yang sangat besar ini. Ibn Qayyim menggunakan ayat ini sebagai salah satu dalil terkuat untuk menjelaskan hakikat ruh dan perjalanannya di antara kehidupan dan kematian. Dalam kitab ar-ruh, penafsirannya berpusat pada beberapa poin penting saja seperti hubungan antara tidur dan kematian. Kedua Hakikat ruh dan posisi ruh menjelang hari kiamat menurut Ibn Qoyyim Al-Jauziyah dalam Kitab Ar-Ruh, ruh adalah entitas abadi yang tetap eksis di alam barzakh setelah kematian jasad. Posisinya bergantung pada amal perbuatan manusia.

Kata kunci

Ruh, Ibn Qayyim Al-Jauziyah, Kitab Ar-Ruh, Tafsir

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1POSISI RUH DAN KEHIDUPAN MENJELANG KIAMAT MENURUT IBN QOYYIM AL-JAUZIYAH DALAM KITAB AR-RUH (Studi Tafsir Ayat-Ayat Ruh dalam Al-Qur'an)2025 · oai:ais:skripsi:17834

Publikasi terkait