Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Religiusitas Terhadap Kontrol Diri Siswa di MAN 1 Kota Bukittinggi” yang disusun oleh Latifa Khairani.2620110. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek (UIN) Bukittinggi, 2024. Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya fenomena yang terjadi pada siswa di MAN 1 Kota Bukittinggi. Terindikasi sebagian siswa kurang dapat mengungkapkan kebutuhan dan perasaannya kepada orang tuanya dengan baik dikarenakan terindikasi kurangnya keefektifan di lingkungan keluarga serta terindikasi sebagian siswa kurang memiliki dorongan motivasi dalam memenuhi kewajiban di bidang keagaaman. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh lingkungan keluarga dan religiusitas terhadap kontrol diri. (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan keluarga terhadap kontrol diri. (3) seberapa besar pengaruh religiusitas terhadap kontrol diri. (4) seberapa besar lingkungan keluarga dan religiusitas secara bersama-sama memengaruhi kontrol diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 311 siswa. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling yang artinya mengambil sampel dari anggota populasi dengan menggunakan cara acak menurut proporsi atau tingkatannya. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 172 sampel dengan pembagian strata berdasarkan kelasnya. Sampel untuk Fase F1.1 sebanyak 20 orang, fase F1.2 sebanyak 20 orang, fase F1.3 sebanyak 20 orang, fase F1.4 sebanyak 19 orang, fase F1.5 sebanyak 19 orang, fase F1.6 sebanyak 20 orang, fase F1.7 sebanyak 19 orang, fase F1.8 sebanyak 20 orang, dan fase F1.9 sebanyak 15 orang. Instrument yang digunakan pada penelitian ini yaitu regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh dan signifikan dari variabel Lingkungan Keluarga (X1) terhadap Kontrol Diri (Y) dengan diperoleh nilai signifikansi 0,000 0,05 dan tingkat persentase sebesar 6,7%. (2) terdapat pengaruh dan signifikan dari variabel Religiusitas (X2) terhadap Kontrol Diri (Y) dengan diperoleh nilai signifikansi 0,000 0,05 dan tingkat persentase sebesar 15,4%. (3) terdapat pengaruh dan signifikan dari variabel Lingkungan Keluarga (X1) dan Religiusitas (X2) terhadap Kontrol Diri (Y) dengan diperoleh nilai signifikansi 0,000 0,05 dan tingkat persentase sebesar 15,5%. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi konselor untuk dapat mengembangkan pendekatan atau model-model bimbingan dan konseling yang berkaitan dengan kontrol diri, lingkungan keluarga dan religiusitas.