Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perusahaan yang mengalami fluktuasi arus kas dan fluktuasi harga saham dari tahun ke tahun kesenjangan antara total arus kas dan harga saham. Pada tahun 2020 total arus kas mengalami peningkatan tetapi harga saham mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komponen arus kas terhadap harga saham pada perusahaan sub sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2018-2022. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 7 perusahaan dengan jumlah sampel keseluruhannya menjadi 35 data sampel. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan pada perusahaan perusahaan sub sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2018-2022. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistic deksriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, dan uji hipotesis yang diperoleh dari olah menggunakan aplikasi IBM SPSS 26. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel arus kas operasi berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham dibuktikan dengan nilai signifikan 0,407 > 0,05, variabel arus kas investasi berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham dibuktikan dengan nilai signifikan 0,000 0,05 , variabel arus kas pendanaan berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham dibuktikan dengan nilai signifikan 0,238 > 0,05, variabel total arus tidak berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham dibuktikan dengan nilai signifikan 0,055 > 0,05, serta variabel arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan, dan total arus kas berpengaruh simultan terhadap harga saham.