Abstrak
ABSTRAK Inka Bunga Hasanah, 3422162, Pengaruh Profitabilitas, Aktivitas, dan Arus Kas Operasi Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2020-2024. Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. laporan e-Conomy SEA 2024 mengungkapkan nilai ekonomi digital Indonesia pada tahun 2024 tumbuh sebesar 13% tertinggi di Asia Tenggara. Namun, sektor teknologi mengalami fenomena tech winter, yaitu suatu keadaan di mana perusahan yang bergerak atau berbasis teknologi mengalami penurunan investasi atau pembiayaan sehingga memicu terjadinya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menyebabkan tanda awal terjadinya kebangkrutan dalam perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Profitabilitas, Aktivitas, dan Arus Kas Operasi terhadap Financial Distress pada perushaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari web-web resmi perusahaan dan situs resmi perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Pengambilan sampel perusahaan dilakukan teknik purposive sampling, sehingga memperoleh 26 sampel perusahaan dari 47 populasi perusahaan. Teknik analisis data menggunakan uji model estimasi regresi data panel, uji pemilihan model regresi data panel, uji asumsi kelasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Profitabilitas yang diukur menggunakan Return On Asetts (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Distress, dengan arah koefisien positif yaitu 2,203668, niai probabilitas sebesar 0,0019 0,05, dan nilai dan sebesar 3,193831 > 1,97897 dimana ditolak dan diterima. Variabel Aktivitas yang diukur menggunakan Total Assets Turnover (TATO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Distress, dengan arah koefisien 0,403281, nilai probabilitas sebesar 0,0000 0,05, dan nilai dan sebesar 8,534516 > 1,97897 dimana ditolak dan diterima. Selanjutnya, variabel Arus Kas Operasi berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Financial Distress, dengan arah koefisien positif yaitu 0,103770, nilai probabilitas sebesar 0,4441 > 0,05, dan nilai dan sebesar 0,785347 1,97897 dimana diterima dan ditolak. Secara simultan, variabel Profitabilitas, Aktivitas, dan Arus Kas Operasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap Financial Distress, dengan nilai Prob(F-statistik) sebesar 0,000000 0,05, dan dan sebesar 22,75692 > 2,68 yaitu ditolak dan diterima.