Abstrak
Skripsi ini berjudul “ Dampak Program Pemberdayaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Dalam Meningkatkan Pendapatan kelompok Di Nagari Taruang -Taruang Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman” di susun oleh Yulmi Yelsi Nim 3220017 Mahasiswa SI Jurusan Ekonomi Islam pada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga dapat di ukur menjadi 4 indikator yaitu dengan mengidentifikasi potensi wilayah, menyusun rencana kegiatan program, implementasi kegiatan program, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan program. Permasalahan dalam kegiatan program pemberdayaan perempuan ini adalah keterbatasan dana yang tidak rutin diberikan oleh pemerintah setiap tahunnya, serta kurangnya partisipasi anggota kelompok UP2K sehingga membuat usaha dalam program pemberdayaan perempuan melalui usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) masih kurang berkembang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan program pemberdayaan perempuan serta mengetahui program pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga di Nagari Taruang-Taruang Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian yang diguanakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah perangkat nagari dan anggota kelompok Pemberdayaan Perempuan di Nagari Truang-Taruang. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil dari observasi, wawancara,dokumentasi, yang kemudian di analisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga sudah mencapai tujuan dan tepat sasaran akan tetapi perlu ditingkatkan lagi partisipasi anggota kelompok dan proses monitoring agar program pemberdayaan perempuan berjalan dengan baik dan memberikan umpan balik bagi perbaikan suatu program. Untuk mengetahui dampak dapat di ukur menjadi 3 indikator yaitu dampak ekonomi, sosial, budaya pada dampak ekonomi dapat membantu ekonomi keluarga dan juga memberikan hal yang positif terhadap kaum ibu-ibu yang menjalankan program tersebut, akan tetapi dampak sosial masih kurang karena kaum ibu-ibu di nagari taruang-taruang banyak yang tidak mau berpartisipasi serta pelatihan yang dilakukan masih belum efektif, kemudian utuk dampak budaya masih kurang