Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Analisis Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Melalui Program Sijunjung Makmur di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung” yang disusun oleh Melani Hidayah, NIM 3221109, Program Studi S1 Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini adalah terjadinya penurunan jumlah bantuan di tahun 2021, 2022, 2024 dan penurunan jumlah penerima manfaat di tahun 2021, 2022, 2024. Program Sijunjung Makmur adalah program yang bersifat produktif yang diperuntukkan bagi keluarga miskin dalam bentuk modal usaha, ternak produktif, dan bibit pertanian.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan program Sijunjung Makmur yang dilakukan oleh BAZNAS Sijunjung dalam upaya pemberdayaan ekonomi mustahik dan mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program Sijunjung Makmur yang dilakukan oleh BAZNAS Sijunjung. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan menggunakan analisis Miles dan Huberman yaitu dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer diperoleh langsung dengan pengurus program Sijunjung Makmur dan mustahik sementara, data sekunder berupa jumlah penjumlah bantuan dan jumlah penerima bantuan (mustahik) serta dokumen resmi BAZNAS lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Sijunjung Makmur telah berhasil meningkatkan pendapatan mustahik, mendorong pengembangan usaha, menumbuhkan kepedulian sosial dengan bersedekah dan kemandirian individu serta mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari bahkan sudah ada yang mulai menabung. Namun, kendala yang ditemukan dari sisi BAZNAS meliputi alokasi anggaran yang besar untuk program produktif, kebutuhan assessment kelayakan yang lebih mendalam, dan belum adanya tenaga pendamping khusus. Dari sisi mustahik, kendala yang dihadapi adalah keterbatasan modal untuk pengembangan usaha, lokasi usaha yang tidak strategis, dan kurangnya tenaga kerja. Kata Kunci: Pemberdayaan Ekonomi, Mustahik, Zakat, Program Sijunjung Makmur.