Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul tentang “Nilai-Nilai Sufistik Dalam Tradisi Badabuih di Kelurahan Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat” yang disusun oleh Nur Alifa Zhahra NIM. 4520007 Program Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin adab dan Dakwah, Universitan Islam Negri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, tahun 2023/2024. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih adanya sebuah tradisi badabuih di kalangan masyarakat, khususnya di Kelurahan Payolansek. Pandangan masyarakat Kelurahan Payolansek terhadap tradisi badabuih ini berbeda pandangan ada yang menganggap bahwa tradisi badabuih ini merupakan tradisi yang tidak sesat melainkan mendekatkan manusia kepada sang Penciptanya. Ada juga menganggap bahwa tradisi ini termasuk syirik dan melenceng dari ajaran islam dan makna badabuih ini masih banyak yang tidak mengetahui, orang-orang yang mengikuti badabuih ini ada yang hanya sebagai kesukaan dan ketertarikan semata. Badabui sendiri sebenarnya memiliki makna yang dalam yaitu suatu tradisi atau seni yang bertujuan untuk mengenal Tuhan dan mendekatkan diri kepada Tuhan, karna tradisi badabuih sangat erat kaitannya dengan tarekat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali tentang : pertama, bagaimana pelaksanaan dari tradisi badabuih di Kelurahan Payolansek, kedua, bagaiman nilai-nilai sufistik dari tradisi badabuih tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan secara riset kelapangan (field reserch), dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode analisis-deskriptif. Adapun Yang menjadi sumber primer dalam penelitian ini adalah melaksanakan proses wawancara dengan guru badabuih, murid dan masyarakat secara lansung dan meliputi dokumentasi video. Serta sumber sekundernya adalah buku, jurnal, skripsi dan lain sebagainya yang berkaitan dengan penelitian. Setelah peneliti melakukan tahapan dari bab demi bab dapat ditarik kesimpulan, bahwa tradisi badabuih merupakan suatu tradisi yang sangat berkaitan dengan tarekat, sehingga mendekatkan manusia kepada Tuhan. Peneliti juga menemukan bahwa dalam tradisi Badabuih mengandung beberapa nilai-nilai sufistik, yaitu, nilai zuhud, penyatuan diri dengan Tuhan, penyucian diri (tasawuf), nilai mahabbah, nilai tawakkal. Tradisi Badabuih merupakan warisan budaya Minangkabau yang mengandung nilai-nilai sufistik. Nilai-nilai tersebut dapat membantu masyarakat untuk mengamalkan ajaran sufi dan mencapai kebahagiaan spiritual. Tradisi Badabuih juga memiliki peran penting dalam memelihara nilai-nilai sufistik di masyarakat Payolanek. Kata Kunci: Nilai-Nilai, Sufistik, Tradisi, Badabuih