Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Afriandi Riswanto, NIM. 4619061, Dengan Judul “Manajemen Konflik Antara Kaum Tua Dan Kaum Muda Dalam Pengelolaan Hutan Ulayat Di Jorong Taratak Malintang Nagari Limo Koto Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung”. Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi 2024. Konflik antara kaum tua dan kaum muda dalam pengelolaan hutan ulayat di Jorong Taratak Malintang, Nagari Limo Koto, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung terjadi akibat ketidakikutsertaan kaum muda dalam musyawarah pengelolaan hutan ulayat yang dilakukan oleh kaum tua, yang menyebabkan ketegangan dan ketidak harmonisan dalam komunitas. Karena terjadinya konflik antara dua golongan dalam suatu komunitas, maka dibutuhkan manajemen konflik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen konflik antara kaum tua dan kaum muda dalam pengelolaan hutan ulayat, dengan menggunakan teori manajemen konflik Lewis A. Coser sebagai kerangka analisis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan berbagai informan kunci, termasuk kepala suku, pemimpin adat, dan anggota komunitas. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan bagaimana pengelolaan manajemen konflik antara kaum tua dan kaum muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun upaya mediasi dan negosiasi telah dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk balai kan dan dinas kehutanan, konflik ini tetap berlanjut hingga dibawa ke pengadilan, di mana kaum tua memenangkan sengketa tersebut. Pasca konflik, terjadi perubahan positif dalam komunitas, termasuk peningkatan integrasi dan adaptasi serta lebih seringnya pendapat dari kaum tua dan kaum muda didengarkan. Dapat disimpulkan bahwa meskipun konflik dapat menyebabkan ketegangan, tapi juga memiliki potensi untuk menjadi mekanisme perubahan sosial yang konstruktif dan adaptif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman manajemen konflik antar generasi dalam pengelolaan hutan ulayat dan menawarkan wawasan bagi pembuat kebijakan dan pemimpin komunitas untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pengambilan keputusan. Kata Kunci: Manajemen Konflik, Pengelolaan, Hutan Ulayat, Kaum Tua, Kaum Muda.