Abstrak
ABSTRAK Mia Audina, NIM : 2120351 Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Team Game Tournament Terhadap Keaktifan Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Siswa Kelas VII Di SMPN 2 Lubuk Basung”. Program Studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2020. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang ditemui seperti masih ada beberapa peserta didik yang tidak mau bertanya ataupun menanggapi pertanyaan ketika diskusi berlangsung, masih ada beberapa peserta didik yang bermain saat diskusi berlangsung bahkan hanya sebagian kecil peserta didik yang mau memberikan jawaban bila diberikan pertanyaan untuk keseluruhan siswa dalam proses pembelajaran, dll. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada perbedaan keaktifan belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) dengan peserta didik yang menggunakan model pembelajaran langsung (Direc Instruction) dengan metode ceramah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode quasi eksperimental design dengan desain peneltian Nonequivalent Control Group Design . Penelitian ini terdiri atas 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas (Independence Variable) model pembelajaran Team Game Tournament dan variabel terikat (Dependent Variable) keaktifan belajar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi keaktifan belajar peserta didik yang digunakan untuk mengukur tingkat keaktifan belajar siswa, yang diisi oleh observer yaitu guru PAI. Jumlah populasi penelitian ini 81 orang peserta didik dan sampel penelitian ini sebanyak 30 orang peserta didik dengan teknik pengampilan sampel yang digunakan yaitu probality sampling dengan metode simple random. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan belajar peserta didik pada kelas VII. A dengan nilai rata-rata posttest keaktifan beajar 15 pada interval 14-17 terletak pada kategori aktif dan keaktifan belajar peserta didik pada kelas VII. B dengan rata-rata posttest keaktifan belajar 13 pada interval 10-13 dengan kategori cukup aktif. Hasil uji T dengan Independent sample test dengan bantuan SPSS Versi 25 diperoleh nilai signifikan 0,002 yang berarti 0,005 sehingga hipotesis Ha diterima dengan kata lain menolak hipotsis Ho. Karena nilai thitung> ttabel yaitu 3,568>2,145 maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya dengan penerapan model pembelajaran TGT keaktifan belajar siswa menjadi lebih baik dari pada penerapan metode ceramah pada peserta didik kelas kelas VII SMP N 2 Lubuk Basung. Kata Kunci : Model Pembelajaran Team Game Tournament, Keaktifan Belajar Peserta Didik