Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis “Pengaruh Narsisme CEO dan Biaya Operasional terhadap Akuntansi Lingkungan pada Perusahaan Migas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2022”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 8 perusahaan dengan jumlah observasi secara keseluruhan sebanyak 40 data observasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan migas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda untuk menguji hipotesis penelitian menggunakan aplikasi IBM SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel narsisme CEO berpengaruh signifikan terhadap akuntansi lingkungan, sedangkan variabel biaya operasional tidak memiliki pengaruh terhadap akuntansi lingkungan. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa variabel narsisme CEO dan biaya operasional berpengaruh simultan terhadap akuntansi lingkungan. Dalam industri migas, dimana dampak lingkungan sering terjadi secara signifikan, pengaruh narsisme CEO dan biaya operasional terhadap akuntansi lingkungan menjadi sangat krusial, maka perusahaan perlu menyeimbangkan antara kepentingan jangka pendek dan tanggung jawab lingkungan dalam pelaporan keuangan perusahaan.