Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena dari hasil observasi penulis tentang beberapa guru belum mempersiapkan perangkat pembelajaran dan hanya menggunakan mereka untuk tujuan administratif, bukan untuk kegiatan belajar mengajar. Terdapat guru yang lambat memulai tugas pembelajaran di kelas, menyebabkan siswa kehilangan waktu berharga pembelajaran. Beberapa guru cenderung menggunakan metode ceramah dan model pembelajaran konvensional, yang mungkin kurang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Banyak guru belum memiliki latar belakang pendidikan formal yang memadai, serta akses terbatas terhadap pelatihan profesional yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui angket. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru di 14 Pondok Pesantren Sekabupaten Agam Timur yang berjumlah 655 guru. Sampel penelitian ini berjumlah 215 orang guru di Pondok Pesantren Sekabupaten Agam Timur. Teknik analisis data prasyarat yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas. Kemudian Uji Hipotesis adalah analisis regresi linier berganda, uji F, dan Uji Determinasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat dipahami bahwa 1) Terdapat pengaruh Kepemimpinan Visioner Pimpinan Pondok terhadap terhadap Kinerja Guru di Pondok Pesantren Sekabupaten Agam Timur dengan persamaan regresi linier Y = 5,190 + 0,279X1 dan pengaruh pengelolaan kelas sebesar 27,9%; 2) terdapat pengaruh Iklim Kerja terhadap Kinerja Guru di Pondok Pesantren Sekabupaten Agam Timur dengan persamaan regresi linier Y= 5,190 + 0,561X2 dan Pengaruh Iklim Kerja sebesar 56,1%, dan 3) terdapat pengaruh antara Kepemimpinan Visioner Pimpinan Pondok (X1) dan Iklim Kerja (X2) terhadap Kinerja Guru di Pondok Pesantren Sekabupaten Agam Timur (Y) dimana nilai Fhitung>Ftabel atau 185,092>3,04 dengan persamaan regresi Y = 5,190 + + 0,279X1 + 0,561X2, Koefisien Determinasi R2 (R Square) sebesar 0,636 yang berarti bahwa Kepemimpinan Visioner Pimpinan Pondok dan Iklim Kerja mampu mempengaruhi Kinerja Guru di Pondok Pesantren Sekabupaten Agam Timur sebesar 63,6%.