Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kehadiran bank yang berlandaskan prinsip syariah serta masih terbilang relatif baru dalam perkembangan dan kemajuan produk-poduknya di Nagari Singguliang berjalan sangat lambat dan belum berkembang pesat sebagaimana halnya bank konvensional. Hal ini dikarenakan minat masyarakat Nagari Singguliang untuk menjadi nasabah di bank syariah masih kurang yang di pengaruhi oleh pengetahuan masyarakat Nagari Singguliang tentang bank syariah masih sangat minim dan juga Lingkungan Sosial yang mendorong petani padi lebih memilih menggunakan bank konvensional daripada bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah pengetahuan dan lingkungan sosial tentang bank syariah berpengaruh terhadap preferensi petani padi untuk menjadi nasabah di Bank Syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jumlah populasi 256 dan jumlah sampel 72 yang terdiri dari Petani Padi Nagari Singguliang. Untuk pengumpulan data peneliti menggunakan kuisioner dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan perangkat statistik yang diolah dengan program SPSS versi 18. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil uji t (parsial) untuk variabel pengetahuan (X1) memiliki nilai thitung (1,886) lebih kecil dari nilai ttabel (1,994) dengan tingkat signifikansi 0,064 > 0,05 artinya variabel pengetahuan (XI) secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap preferensi petani padi untuk menjadi nasabah di bank syariah, untuk variabel lingkungan sosial (X2) memiliki nilai thitung (5,686) lebih besar dari > nilai ttabel (1,994) dengan tingkat signifikansi 0,000 0,05, artinya variabel lingkungan sosial (X2) secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap preferensi petani padi untuk menjadi nasabah di bank syariah. Hasil uji simultan (uji F), diketahui besarnya fhitung lebih besar dari ftabel (107,256 > 2,74) dan nilai signifikansi 0,000 0,05, yang artinya variabel pengetahuan dan lingkungan sosial berpengaruh signifikan terhadap preferensi petani padi untuk menjadi nasabah di bank syariah.