Abstrak
Skripsi ini berjudul “PENGGARUH PENGETAHUAN PAJAK DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (STUDI PADA SAMSAT SARILAMAK KAB. LIMA PULUH KOTA) ”. yang disusun oleh Reziatul Nabilla dengan NIM 3421045 Jurusan Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang nya kesadaran masyarakat dan sosialisasi tentang pengetahuan pajak dan sanksi sajak terhadap kepatuhan pajak di SAMSAT Sarilamak Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan Pajak dan Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Metode pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini diambil dengan menggunakan data sekunder yaitu data terkait jumblah kendaran yang sudah membayar pajak dan data primer yang dikumpulkan secara langsung oleh penelitimelalui kuesioner. Kemudian diolah dengan alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Regresi Linear Berganda dengan menggunakan software SPSS Versi 26. Hasil peneltian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan Antara Pengetahuan Pajak, dan Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di SAMSAT Sarilamak Kab. Lima Puluh Kota. Variabel Pengetahuan Pajak, mempunyai pengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Sig sebesar 0.000 α 0,05. Kemudian terkait dengan Sanksi Pajak (X2) terhadap Kepatuhan wajib Pajak (Y) memiliki pengaruh positif yang signifikan sebesar 0.000 α 0.05. Secara simultan variabel independen pada peneltian ini terdapat pengaruh signifkan terhadap kepatuhan Wajib Pajak diperoleh nilai Sig. 0.000 α 0.05. Diperoleh nilai koefisien determinasi sebear 0.512 itu artinya pengetahuan pajak (X1), dan Sanksi pajak (X2) terhadap Kepatuhan wajib pajak (Y) di SAMSAT Sarilamak Kab. Lima Puluh Kota yaitu 51,2% sedaangkan sisanya 49,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Dengan melakukan penelitian yang komprehensif dan metodologis, hasil skripsi ini bisa menjadi sumber referensi penting bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan kesadaran wajib pajak kendaran bermotor.