Abstrak
Salah satu bentuk kesuksesan bagi peserta didik dalam proses pembelajaran adalah memiliki prestasi belajar yang tinggi. Menurut Daniel Goleman, kecerdasan intelektual hanya memberikan sumbangsih 20% pada kesuksesan seseorang. Sedangkan 80% lainnya disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya ialah kecerdasan emosional. Penelitian ini dilatar belakangi oleh penemuan beberapa permasalahan saat peneliti melakukan observasi di SD Negeri 17 Koto Hilalang khususnya pada kelas III, IV, V dan VI pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, dimana masih terdapat beberapa siswa yang tidak memperhatikan penjelasan guru, kurangnya motivasi pada tiap peserta didik untuk belajar, permasalahan lingkungan yang ada disekitar peserta didik, ketidak sesuaian gaya belajar peserta didik, tekanan prestasi dan harapan tinggi untuk mencapai tingkat prestasi tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai apakah terdapat hubungan kecerdasan emosional dan prestasi belajar siswa di SD Negeri 17 Koto Hilalang, dan mengetahui seberapa besar hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa di SDN 17 Koto Hilalang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional untuk menguji hubungan antara dua variabel yaitu variabel X dan Y. Populasi dari penelitian ini berjumlah 55 siswa dengan jumlah sampel 55 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini berupa observasi, angket/kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan uji normalitas, linieritas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan korelasi product moment. Hasil analisis dan pembahasan dari data penelitian diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa pada Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SD Negeri 17 Koto Hilalang tahun pelajaran 2023/2024. Dari penelitian menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis yang telah dilakukan bernilai signifikansi 0,001 0,05, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya suatu hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar peserta didik kelas III,IV, V, dan VI SD Negeri 17 Koto Hilalang.