Abstrak
Skripsi ini berjudul “Penerapan Assessment Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran PAI di SDN 02 Magek”, ditulis oleh Agi Saputra 2120297, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penulisan ini dilatar belakangi oleh Pembelajaran Pendidikan Agama Islam kurangnya pemahaman guru PAI terkait format assessment kurikulum merdeka seperti Assessment diagnostik dan formatif. Sejatinya, Penerapan assessment dalam Kurikulum Merdeka merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang lebih fleksibel, personalisasi, dan berbasis kompetensi. Assessment dalam Kurikulum Merdeka tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai instrumen diagnostik yang membantu mengidentifikasi kebutuhan, potensi, dan kesulitan belajar peserta didik. Oleh karena itu, perlu dibahas mengenai penerapan assessment kurikulum merdeka pada pembelajaran PAI. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mengetahui penerapan assessment kurikulum merdeka pada pembelajaran PAI di SDN 02 Magek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan suatu keadaan atau peristiwa yang terjadi di lapangan. Informan kunci dalam penelitian ini adalah Guru Pendidikan Agama Islam, sedangkan informan pendukungnyaa adalah Kepala sekolah dan siswa kelas V yang peneliti jadikan sebagai infroman pendukung. Kemudian dalam proses pengumpulan data, penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis abalisi data yang digunakan adalah penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian disimpulkan mengenai penerapan assessment kurikulum merdeka dalam digambarkan bahwasanya dalam assessment diagnostik kognitif pendidik sudah menyiapkan daftar pertanyaan terkait materi pembelajaran walaupun belum terlampir secara kompleks didalam modul ajar. Assessment diagnostik non kognitif, pendidik sudah ada tapi jarang menanyakan aktivitas peserta didik dirumah maupun disekolah. Assessment formatif, pendidik sudah menyiapkan KKTP, kisi - kisi soal akan tetapi dalam implementasi assessment formatifnya belum bervariasi seperti masih berbentuk pekerjaan rumah maupun latihan disekolah saja padahal bentuk assessment formatif berdasarkan kurikulum merdeka sudah bervariasi bentuknya.